Close Menu
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
Pos-pos Terbaru
  • Warga Terisolasi, Jembatan Gantung Rambong Payong Aceh Utara Hancur Diterjang Banjir Bandang
  • Pulihkan Trauma Banjir Aceh Utara, Kemenkes Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Penyintas
  • Menkeu Purbaya Tinjau Bea Cukai Aceh, Tegaskan Peran Strategis Fiskal dalam Pemulihan Pasca Bencana
  • Ketua DPRK Aceh Utara Usulkan Kompensasi Negara bagi Keluarga Korban Banjir dan Longsor
  • Reformasi Birokrasi Berbuah Prestasi, Lhokseumawe Raih Predikat A- dari KemenPAN-RB

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Warga Terisolasi, Jembatan Gantung Rambong Payong Aceh Utara Hancur Diterjang Banjir Bandang

11/01/2026

Pulihkan Trauma Banjir Aceh Utara, Kemenkes Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Penyintas

11/01/2026

Menkeu Purbaya Tinjau Bea Cukai Aceh, Tegaskan Peran Strategis Fiskal dalam Pemulihan Pasca Bencana

11/01/2026
Kategori
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • Daerah
  • Decor
  • DUNIA ISLAM
  • Ekonomi
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • KABAR HAJI
  • KABAR MAHASISWA
  • KESEHATAN
  • Kuta Raja
  • Nasional
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Opinion
  • OTOMOTIF
  • Pase
  • Picks
  • Politik
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, Januari 12
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
ASPOST.ID
  • Home
  • Daerah

    Warga Terisolasi, Jembatan Gantung Rambong Payong Aceh Utara Hancur Diterjang Banjir Bandang

    11/01/2026

    Pulihkan Trauma Banjir Aceh Utara, Kemenkes Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Penyintas

    11/01/2026

    Menkeu Purbaya Tinjau Bea Cukai Aceh, Tegaskan Peran Strategis Fiskal dalam Pemulihan Pasca Bencana

    11/01/2026

    Ketua DPRK Aceh Utara Usulkan Kompensasi Negara bagi Keluarga Korban Banjir dan Longsor

    11/01/2026

    Ada Apa? Wali Kota Lhokseumawe Copot Tiga Pejabat Eselon II di Awal 2026

    10/01/2026
  • Nasional
    1. Ekonomi
    2. Politik
    3. View All

    Jelang Pelantikan, Mualem Penuhi Undangan Tiga Dubes Asing

    26/01/2025

    Kuartal II Tahun 2023, Laba BSI Capai Rp2,82 triliun

    19/09/2023

    BSI Teken Kerja Sama Dengan PT PIM, Untuk Pembayaran Digital

    17/05/2023

    Pertamina Turunkan Harga Pertamax, Pertalite dan Solar Tergantung Pemerintah

    01/10/2022

    Fachrul Razi dan M.Yasir Layak Maju di Pilkada Lhokseumawe

    18/04/2024

    Bahas Limbah Nuklir Fukushima, Menlu Jepang dan China Bertemu di Jakarta

    08/07/2023

    Kejaksaan Punya Peran Strategis Untuk Sukseskan Pemilu Serentak 2024

    08/03/2023

    Ini Respons Jokowi soal NasDem Usung Anies Capres 2024

    03/10/2022

    Reformasi Birokrasi Berbuah Prestasi, Lhokseumawe Raih Predikat A- dari KemenPAN-RB

    10/01/2026

    Indonesia Cetak Sejarah, Berhasil Capai Swasembada Pangan 2025

    07/01/2026

    Bupati Ayahwa Lewat Menko Polkam Minta Presiden Tinjau Dampak Banjir Terbesar Sepanjang Sejarah di Aceh Utara

    07/01/2026

    MER-C Hadiri Apel Nasional Satgas Kemendagri di Aceh, Dorong Percepatan Pemulihan Layanan Pascabencana

    06/01/2026
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
ASPOST.ID
Home»Daerah»Pemerintah Aceh Imbau Warga Waspada Rabies
Daerah

Pemerintah Aceh Imbau Warga Waspada Rabies

RedaksiBy Redaksi28/11/2019Updated:05/12/2019Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Bluesky Tumblr Reddit VKontakte Telegram WhatsApp Threads Copy Link

ASPOST.ID- Meski lebih dari 99 persen kasus kematian akibat rabies disebabkan oleh gigitan anjing. Namun hewan lain seperti kucing, kera, kelelawar juga bisa menularkan penyakit berbahaya ini. Untuk itu, masyarakat Aceh diimbau untuk waspada dan selalu melakukan upaya pencegahan jika memelihara salah satu dari hewan-hewan yang berpotensi membawa virus rabies.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Bukhari, saat membacakan sambutan tertulis Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, pada pembukaan Rapat Koordinasi Penanganan Rabies se-Sumatera, di Anjong Mon Mata, Selasa (26/7/2019).

“Masyarakat harus waspada karena Aceh termasuk daerah yang cukup rawan dengan penyakit rabies. Apalagi di daerah pertanian yang banyak dihuni anjing liar dan hama babi. Penting juga untuk diketahui, bahwa virus rabies tidak hanya identik dengan anjing karena hewan lain seperti kucing, kera, kelelawar juga bisa menularkan rabies,” ujar Bukhari.

Bukhari mengungkapkan, tahun 2018 lalu, terjadi satu kasus rabies di Kabupaten Bener Meriah dimana seorang anak berusia belasan tahun meninggal karena gigitan anjing yang terjangkit virus rabies. Kasus yang sama juga pernah terjadi di Kota Banda Aceh.

Berdasarkan laporan Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kelautan Kota Banda Aceh, sejak tahun 2008 hingga 2012, setidaknya terjadi 136 kasus gigitan anjing pengidap rabies di Kota Banda Aceh.

Untuk diketahui, rabies atau penyakit anjing gila merupakan penyakit berbahaya yang sampai sekarang masih mengintai masyarakat. Penyakit ini ditularkan dari hewan ke manusia dan umumnya sangat mematikan karena menyerang saraf dan otak.

“Besar kemungkinan anjing yang menggigit itu adalah anjing liar. Namun sejauh ini kita belum tahu berapa banyak populasi anjing liar yang tertular rabies di banda Aceh. Kasus yang sama juga beberapa kali terjadi di wilayah Aceh lainnya,” kata Bukhari.

Bukhari mengingatkan, tingginya kasus gigitan anjing pengidap rabies ini menunjukkan bahwa Aceh belum terbebas secara menyeluruh dari ancaman penyebaran penyakit rabies.

“Satu-satunya daerah di Aceh yang telah dinyatakan Kementerian Kesehatan RI aman dari penyakit Rabies adalah Sabang. Sedangkan kepulauan Simeulue masih dalam proses pembebasan. Itu artinya, sebanyak 21 kabupaten/kota di Aceh belum aman dari rabies. Butuh langkah khusus menangani kasus ini,” ujar Bukhari.

Bukhari meyakini, Rakor yang akan berlangsung hingga tanggal 28 November ini akan menghasilkan rekomendasi untuk mengatasi ancaman rabies di Sumatera, khususnya di Bumi Serambi Mekah.

“Meski pembahasan rakor ini bersifat menyeluruh untuk kasus Sumatera, tapi langkah penanganan yang dirumuskan tentu dapat kami terapkan secara spesifik di Aceh. Kami optimis, dengan langkah dan penanganan terpadu, Aceh akan tercatat sebagai provinsi ketiga di Sumatera setelah Kepulauan Riau dan Bangka Belitung yang dinyatakan bebas dari rabies,” imbuh Bukhari, seperti dilansir humas.acehprov.go.id.

Ia berharap pelaksanaan rakor itu mampu menghasilkan rekomendasi sebagai upaya bersama untuk dijalankan di seluruh Sumatera, sehingga upaya membasmi rabies dapat dijalankan secara masif.

Pembukaan Rakor ditandai dengan pemukulan rapai oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, didampingi Kepala Dinas Peternakan Aceh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan serta sejumlah pejabat lainnya.

Peserta Rakor Rabies se-Sumatera diikuti oleh 10 Provinsi di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Lampung dan 23 kabupaten/kota se-Aceh. (as2) 

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
Previous Article12 Napi Hukuman di Atas 10 Tahun Pindah ke Banda Aceh
Next Article Hendak Perkosa Istri Tentara, Pria Aceh Utara di Tangkap
Redaksi
  • Website

Related Posts

Warga Terisolasi, Jembatan Gantung Rambong Payong Aceh Utara Hancur Diterjang Banjir Bandang

11/01/2026

Pulihkan Trauma Banjir Aceh Utara, Kemenkes Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Penyintas

11/01/2026

Menkeu Purbaya Tinjau Bea Cukai Aceh, Tegaskan Peran Strategis Fiskal dalam Pemulihan Pasca Bencana

11/01/2026
Leave A Reply Cancel Reply

Post Terbaru

Warga Terisolasi, Jembatan Gantung Rambong Payong Aceh Utara Hancur Diterjang Banjir Bandang

11/01/2026

Pulihkan Trauma Banjir Aceh Utara, Kemenkes Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Penyintas

11/01/2026

Menkeu Purbaya Tinjau Bea Cukai Aceh, Tegaskan Peran Strategis Fiskal dalam Pemulihan Pasca Bencana

11/01/2026

Ketua DPRK Aceh Utara Usulkan Kompensasi Negara bagi Keluarga Korban Banjir dan Longsor

11/01/2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Highlights

Reformasi Birokrasi Berbuah Prestasi, Lhokseumawe Raih Predikat A- dari KemenPAN-RB

By Redaksi10/01/2026

ASPOST.ID- Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Pemantauan dan…

Ada Apa? Wali Kota Lhokseumawe Copot Tiga Pejabat Eselon II di Awal 2026

10/01/2026

Pasca Banjir Aceh Utara, Ratusan Warga Terserang Penyakit Kulit hingga ISPA

09/01/2026

Pemko Lhokseumawe Terima Bantuan Lebih Rp9 Miliar untuk Pemulihan Pasca Banjir dan Longsor

09/01/2026
Demo Demo Demo Demo
Copyright © aspost.id
  • Home
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled!
Ad Blocker Enabled!
Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.