ASPOST.ID- Peringatan Milad ke-800 Samudera Pasai melalui perhelatan Piasan Pasai di Aceh Utara tidak hanya menghadirkan rangkaian kegiatan bernuansa sejarah dan kebudayaan. Momentum tersebut juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada aparatur sipil negara (ASN).
Salah satunya melalui kehadiran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Utara yang membuka stand pelayanan dan konsultasi kepegawaian selama pelaksanaan Piasan Pasai pada 7–13 September 2026.
Kehadiran layanan tersebut menjadi ruang interaksi langsung antara ASN dengan instansi pengelola kepegawaian. Berbagai persoalan administrasi maupun kebutuhan informasi terkait layanan kepegawaian dapat dikonsultasikan secara langsung tanpa harus menunggu pegawai datang ke kantor BKPSDM.
Kepala BKPSDM Aceh Utara, Saifuddin, S.STP., M.S.P., didampingi Sekretaris BKPSDM Aceh Utara, Joni, SH, mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memanfaatkan fasilitas tersebut.
“Setiap pegawai Aceh Utara wajib berkunjung ke stand BKPSDM. Kami siap melayani dan memberikan konsultasi terkait berbagai persoalan kepegawaian,” kata Saifuddin kepada aspost.id Selasa (9/9).
Menurut Saifuddin, stand BKPSDM bukan sekadar pelengkap kegiatan Piasan Pasai. Layanan tersebut dirancang sebagai ruang konsultasi langsung bagi ASN yang membutuhkan informasi, penjelasan maupun penyelesaian terhadap berbagai kendala administrasi kepegawaian.
Sejumlah persoalan dapat dikonsultasikan, antara lain mengenai cuti, aplikasi Siapacut, Siap Tinjut, serta berbagai kebutuhan informasi dan layanan administrasi kepegawaian lainnya.
“Kita siap melayani masalah kepegawaian, termasuk masalah cuti, aplikasi Siapacut, Siap Tinjut dan lainnya. Silakan berkonsultasi langsung dengan kami di stand BKPSDM,” ucapnya.
Kehadiran layanan tersebut sekaligus menunjukkan upaya BKPSDM Aceh Utara memperpendek jalur komunikasi antara ASN dan instansi yang menangani urusan kepegawaian.
Bagi ASN, konsultasi secara langsung dapat membantu memperoleh informasi yang lebih jelas sekaligus menghindari kesalahan dalam proses administrasi. Sementara bagi pemerintah daerah, ruang layanan semacam ini menjadi sarana untuk menangkap secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi aparatur di lapangan.
Piasan Pasai tahun ini pun menghadirkan wajah lain dari peringatan sejarah. Di tengah upaya mengenang kejayaan Samudera Pasai yang telah berusia delapan abad, pelayanan pemerintahan juga dihadirkan secara langsung dalam satu ruang kegiatan.
Dengan konsep tersebut, momentum Milad ke-800 Samudera Pasai tidak hanya menjadi perayaan sejarah, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara sejarah, kebudayaan, pelayanan publik dan aparatur pemerintahan.
BKPSDM Aceh Utara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kepegawaian yang mudah diakses, informatif, terbuka dan responsif bagi seluruh ASN.
Stand pelayanan dan konsultasi BKPSDM dapat dimanfaatkan selama rangkaian Piasan Pasai berlangsung di Pelataran Kantor Bupati Aceh Utara hingga 13 September 2026. (asp)


