Putin Ancam Setop Kirim Migas dan Batu Bara ke Eropa

ASPOST.ID-Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam akan menghentikan suplai minyak, gas (Migas) atau batu bara ke negara-negara Uni Eropa yang menerapkan pembatasan harga energi dari Rusia.

Berbicara di Forum Ekonomi Timur, Putin juga tengah berupaya mengalihkan sekutunya ke Asia, Timur Tengah, dan Afrika di tengah ancaman sanksi dari negara-negara barat.

Putin menyebut pembatasan harga sebagai “keputusan yang benar-benar bodoh.”

“Kami tidak akan menyuplai apapun jika bertentangan dengan kepentingan kami. Dalam konteks ini adalah (kepentingan) ekonomi,” kata Putin di Vladivostok, Rabu (7/9). “Tidak ada gas, minyak, batu bara, bahan bakar, tidak ada apapun.”

“Tak mungkin untuk mengisolasi Rusia, terlepas dari seberapa besar keinginan seseorang untuk mewujudkan hal itu,” ucapnya.

Ia mengatakan pandemi Covid-19 juga kini telah digantikan tantangan global lain yang mengancam seluruh dunia, termasuk demam sanksi yang terjadi di negara-negara barat.

Putin telah berulang kali mengatakan bahwa ekonomi Rusia bisa bertahan dari serangkaian sanksi, sementara hubungan Kremlin dengan negara-negara barat semakin memburuk.

Uni Eropa, yang memang sangat tergantung suplai Rusia, menuduh Moskow menggunakan energi sebagai senjata. Pada hari ini, ketua Uni Eropa Ursula von der Leyen juga mengajukan rencana anggota-anggota UE menerapkan batas harga atas pada minyak dan gas yang diekspor dari Rusia.

Negara-negara industri yang tergabung dalam G7 pada pekan lalu juga berjanji akan menerapkan pembatasan harga pada minyak Rusia, untuk menekan pendanaan militer Beruang Merah.

“Saat ini mereka yang berusaha menekan kami tidak memiliki posisi untuk mendikte keinginan mereka sendiri,” kata Putin.

“Mereka harusnya sadar dengan kondisi mereka sendiri.”

Ucapan Von der Leyen sendiri muncul berselang beberapa hari setelah Rusia menutup jalur pipa gas Nord Stream menuju Eropa, dengan alasan tengah diperbaiki hingga waktu yang belum ditentukan. Putin menampik anggapan tersebut.

“Mereka mengatakan Rusia menggunakan energi sebagai senjata. Omong kosong! Senjata apa yang kami gunakan? Kami menyuplai sesuai dengan permintaan dari importir,” kata Putin di depan forum tersebut.

“Berikan kami turbin, maka besok kami akan buka Nord Stream lagi,” katanya.

Kremlin mengatakan sanksi dari negara barat telah menghalangi perbaikan di infrastruktur gas Rusia, dan secara khusus telah menghalangi kembalinya turbin Siemens yang saat ini sedang diperbaiki di Kanada. (AFP/cnnindonesia/asp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here