ASPOST.ID- Pemerintah Kota Lhokseumawe mempercepat transformasi menuju Kota Layak Anak (KLA) periode 2026–2030 melalui penguatan kolaborasi lintas sektor yang terintegrasi dan berkelanjutan. Langkah strategis ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA yang digelar di Oproom Sekretariat Daerah Lhokseumawe, Kamis (23/4).

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, sebagai bagian dari akselerasi implementasi kebijakan KLA yang adaptif, berbasis data, dan berorientasi jangka panjang.

Transformasi ini berlandaskan Keputusan Wali Kota Lhokseumawe Nomor 100.3.3.3-55 Tahun 2026 tentang Pembentukan Gugus Tugas Kota Layak Anak periode 2026–2030. Regulasi tersebut menjadi fondasi utama dalam memastikan keberlanjutan program perlindungan dan pemenuhan hak anak, sekaligus memperkuat koordinasi antar perangkat daerah.

Forum strategis ini menghadirkan para kepala perangkat daerah serta pemangku kepentingan lintas sektor mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga ruang partisipasi anak yang berperan penting dalam memenuhi indikator KLA. Kolaborasi yang solid dinilai sebagai kunci dalam menciptakan pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan anak di era modern.

Dalam arahannya, A. Haris menekankan bahwa keberhasilan Kota Layak Anak tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat, dunia usaha, dan komunitas.

“Sinergi multipihak menjadi faktor penentu agar setiap kebijakan benar-benar berdampak nyata dan berpihak pada kepentingan terbaik anak,” tegasnya.

Rapat ini juga menjadi momentum konsolidasi untuk mempercepat capaian indikator KLA serta memperkuat posisi Lhokseumawe sebagai kota yang kompetitif di tingkat nasional dan relevan dalam lanskap pembangunan global berbasis hak anak.

Dengan pendekatan yang progresif dan inklusif, Lhokseumawe semakin menegaskan diri sebagai kota visioner yang berkomitmen menciptakan lingkungan aman, ramah, dan berdaya saing tinggi bagi generasi masa depan.(*)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version