Close Menu
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
Pos-pos Terbaru
  • Husaini Hadiri Konferensi IV F-KKA, Dorong Sinergi Pembangunan Antar Wilayah di Aceh
  • PNL Perkuat Jejak Global, Bangun Kemitraan Strategis dengan Industri dan Kampus Malaysia
  • A. Haris Resmi Pimpin FK-MPR, Perkuat Solidaritas Diaspora Peusangan Raya di Lhokseumawe
  • Senin Besok, Ribuan Warga Lhokseumawe Siap Turun Dukung Aksi Bela Iran dan Palestina
  • Duka Mendalam Selimuti Dunia Wartawan: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Husaini Hadiri Konferensi IV F-KKA, Dorong Sinergi Pembangunan Antar Wilayah di Aceh

19/04/2026

PNL Perkuat Jejak Global, Bangun Kemitraan Strategis dengan Industri dan Kampus Malaysia

19/04/2026

A. Haris Resmi Pimpin FK-MPR, Perkuat Solidaritas Diaspora Peusangan Raya di Lhokseumawe

19/04/2026
Kategori
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • Daerah
  • Decor
  • DUNIA ISLAM
  • Ekonomi
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • KABAR HAJI
  • KABAR MAHASISWA
  • KESEHATAN
  • Kuta Raja
  • Nasional
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Opinion
  • OTOMOTIF
  • Pase
  • Picks
  • Politik
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Husaini Hadiri Konferensi IV F-KKA, Dorong Sinergi Pembangunan Antar Wilayah di Aceh
  • PNL Perkuat Jejak Global, Bangun Kemitraan Strategis dengan Industri dan Kampus Malaysia
  • A. Haris Resmi Pimpin FK-MPR, Perkuat Solidaritas Diaspora Peusangan Raya di Lhokseumawe
  • Senin Besok, Ribuan Warga Lhokseumawe Siap Turun Dukung Aksi Bela Iran dan Palestina
  • Duka Mendalam Selimuti Dunia Wartawan: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
  • Afrizal Zikri Terpilih Pimpin SMUR Lhokseumawe–Aceh Utara, Tegaskan Arah Gerakan Pro-Rakyat di Tengah Dinamika Politik
  • Magang Nasional Kemnaker Batch I Masuki Fase Akhir, Sertifikat dan Insentif Ditentukan dalam Tahap Penutup
  • Ketua Banleg DPR RI: Otsus Aceh,Sebetulnya Mudah Bagi Mualem Sebab Abangdanya Presiden RI
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
ASPOST.IDASPOST.ID
Demo
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosial Budaya
  • INTERNASIONAL
  • Daerah
  • DUNIA ISLAM
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
ASPOST.IDASPOST.ID
Home»DUNIA ISLAM»Wabah Corona Melanda Dunia,Ulama Aceh Ajak Umat Islam Introspeksi Diri
DUNIA ISLAM

Wabah Corona Melanda Dunia,Ulama Aceh Ajak Umat Islam Introspeksi Diri

RedaksiBy Redaksi26/04/2020Tidak ada komentar4 Mins Read
Ulama Aceh, Tgk.H.Abubakar Ismail
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

ASPOST.ID- Ulama Aceh mengajak umat Islam untuk mengintrospeksi diri, dengan terjadinya wabah virus corona melanda dunia dan termasuk Indonesia. Paling penting adalah untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT serta jangan pernah meninggalkan shalat lima waktu dan ibadah lainnya.  

Hal itu disampaikan salah seorang ulama Aceh, Tgk. H. Abubakar Ismail yang juga Ketua MPU Kota Lhokseumawe. Tgk. H. Abubakar Ismail akrab disapa Abati ini mengatakan, kalau kita lihat dari konteks agama dan sejarah terdahulu bahwa virus Corona yang terjadi sekarang tidak datang dengan sendirinya.

Namun itu semua ada yang mendatangkannya yakni Allah SWT. Corona itu kalau dulu disebut dengan penyakit tha’un dan itu merupakan makhluk Allah. Tentunya, Allah datangkan itu kepada siapa saja yang Allah kehendaki.

“Kita menilai kedatangan corona itu, kalau kita seorang mukmin ya menganggap sebagai bentuk teguran atau cobaan Allah, supaya kita kembali kepada ajaran Islam dan bertaubat kepada Allah,”kata Abati yang juga pimpinan Dayah Darul Ulum Al Munawwarah Gampong Blang Poroh-Lhok Mon Puteh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Kemudian, sebut Abati, ada juga Allah menurunkan dalam bentuk azab kepada orang-orang yang tidak beriman dan orang kafir. Pun demikian, baik dalam konteks azab maupun konteks coobaan atau teguran, tapi Allah mendatangkan itu pasti ada latar belakangnya.

Menurut Tgk. H. Abubakar Ismail, Allah mendatangkan wabah penyakit itu akibat daripada ulah dari tangan jahil manusia. Karena Allah menciptakan alam semesta ini semuanya untuk kemaslahatan makhluk dan hambaNya Allah, sehingga tidak sia-sia Allah menciptakanNya.  

“Tapi datang manusia malah merusak alam semesta baik dilaut maupun didarat. Seperti merusak hutan secara illegal sehingga terjadinya banjir,”ucap ulama Aceh ini. Begitu juga,  dengan habitat-habitat atau binatang-binatang yang ada dalam hutan itu diganggu oleh manusia dengan membuka lahan perkebunan. Kemudian binatang itu diantaranya gajah turun untuk menghancurkan semua tanaman-tanaman manusia atau masyarakat.

“Jadi kenapa gajah mengamuk, karena sudah diganggu habitatnya. Lalu terjadi penebangan kayu hutan secara illegal, padahal kayu itu bisa menyerap air saat musim penghujan. Saat musim kemarau melepaskan air itu supaya tidak terjadi kekeringan,”ujarnya.

Selain itu, lanjut Abati, Allah juga sudah membatasi tentang makanan yang halal dan makanan yang haram. Termasuk dalam bagian hawaniah atau hewan-hewan ternak itu dihalalkan oleh Allah.  Kemudian juga binatang-binatang yang diharamkan oleh Allah.

“Jadi Allah melarang untuk tidak dimakan binatang itu, lalu ada orang bertanya kenapa Allah menciptakan kalau binatang itu tidak bisa dimakan, tapi sesungguhnya dibalik itu semua ada hikmah tersendiri dari Allah,”ungkap Abati.

Padahal, setiap binatang yang tidak bisa dimakan itu punya ketahanan tubuh sangat luar biasa.  Sehingga wabah atau virus-virus yang ada akan ditahan oleh binatang itu dan kuman tidak merayap ke manusia.

“Dulu kita melihat masyarakat ketika berternak ayam maka memilihara monyet. Karena monyet itu salah satu binatang yang daya tahan tubuhnya sangat kuat, sehingga kalau ada kuman atau penyakit monyetlah yang menahanya,”kata Abati.  

Namun persoalan sekarang, sambung Abati, ada manusia yang memakan terhadap binatang-binatang yang dilarang untuk dimakan. Seperti memakan kelelawar, monyet, babi dan binatang yang dilarang lainnya. Sekarang sudah dimakan oleh manusia sehingga habitatnya hilang.  “Ada penelitian yang menyebutkan virus corona bersumber dari kelelawar, kalau di China itu kelelawar dimakan sehingga habitatnya terganggu akibat ulah daripada manusia itu sendiri,”katanya. 

Abati juga menyampaikan, dalam Alquran disebutkan dengan artinya terjadi kehancuran baik didarat, dilaut itu karena ulah daripada manusia. Namun, kalau orang mukmin supaya merasakan akibat gara-gara perbuatan agar kembali kepada jalan Allah. “Jadi dengan terjadinya virus corona ini.  Mungkin manusia itu tidak bersyukur kepada Allah terhadap apa yang telah diberikan,”ucapnya.  

Hal itu seperti yang pernah terjadi kepada  kaum saba’ zaman dahulu. Dimana Allah memberikan buah-buahan banyak sekali dan kehidupan mewah. Allah hanya meminta kepada mereka untuk bersyukur kepada Allah, tapi mereka berpaling dan Allah menurunkan bala yakni banjir besar sehingga semua tanaman hancur. Lalu Allah mengantikan tanaman yang begitu lezat dengan tanaman atau buah-buahan yang pahit.

Itu penyebab daripada manusia sendiri yang tidak bersyukur kepada nikmat Allah. Dalam Alquran menyatakan dengan artinya, kalau kamu bersyukur kepada nikmatKu maka akan Ku tambah nikmat tersebut.Apabila ingkar atau kufur maka kamu akan kena azabKu.

Selain itu, tambah Abati, mungkin selama ini dalam amar ma’ruf nahi munkar yang masih lemah. “Kita akan kena laknat, azab dan cobaan, apabila kita biarkan kemaksiatan terjadi di muka bumi, banyak orang yang tidak melaksankan shalat dan tidak taat kepada Allah dan hidup nafsi-nafsi. Mungkin ini juga salah satu daripada faktor terjadinya corona melanda dunia dan Indonesia,”cetusnya.  

Untuk itu, Abati kembali mengajak kepada umat Islam untuk mengintrospeksi diri terhadap apa yang telah kita lakukan selama ini. “Marilah kita mendekatkan diri kepada Allah dan jangan pernah meninggalkan perintah Allah,”pintanya. (asp/ra)

ULAMA ACEH ABATI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
Redaksi
  • Website

Related Posts

Santriwati Aceh Khatam 30 Juz dalam 3 Tahun, Tegaskan Kekuatan Sistem Dayah Modern

31/03/2026

Ramadhan Festival 2026 Lhokseumawe Berlangsung Meriah, BCA Syariah Dorong Syiar Islam dan Digitalisasi Zakat

16/03/2026

Pemko Lhokseumawe Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Persiapan Malam Takbiran Idulfitri 1447 H

12/03/2026
Leave A Reply Cancel Reply

Post Terbaru

Husaini Hadiri Konferensi IV F-KKA, Dorong Sinergi Pembangunan Antar Wilayah di Aceh

19/04/2026

PNL Perkuat Jejak Global, Bangun Kemitraan Strategis dengan Industri dan Kampus Malaysia

19/04/2026

A. Haris Resmi Pimpin FK-MPR, Perkuat Solidaritas Diaspora Peusangan Raya di Lhokseumawe

19/04/2026

Senin Besok, Ribuan Warga Lhokseumawe Siap Turun Dukung Aksi Bela Iran dan Palestina

19/04/2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Highlights
Nasional

Duka Mendalam Selimuti Dunia Wartawan: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

By Redaksi18/04/20260

ASPOST.ID – Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti kompleks Perumahan Sakinah 2 Blok B No.…

Afrizal Zikri Terpilih Pimpin SMUR Lhokseumawe–Aceh Utara, Tegaskan Arah Gerakan Pro-Rakyat di Tengah Dinamika Politik

18/04/2026

Magang Nasional Kemnaker Batch I Masuki Fase Akhir, Sertifikat dan Insentif Ditentukan dalam Tahap Penutup

18/04/2026

Ketua Banleg DPR RI: Otsus Aceh,Sebetulnya Mudah Bagi Mualem Sebab Abangdanya Presiden RI

17/04/2026
Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

Aspost.id adalah portal berita online yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan wawasan yang mendalam dan fakta yang akurat kepada masyarakat Indonesia, terutama dalam menghadapi arus informasi yang begitu cepat dan beragam.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.