ASPOST.ID-Dukungan Pemerintah Kota Lhokseumawe mengalir kepada Zaskya Syiti Marissa, putri daerah yang dipercaya mewakili Provinsi Aceh dalam ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., saat menerima kunjungan Zaskya bersama keluarganya di ruang kerja Wakil Wali Kota, Kamis (20/8/2026). Pertemuan itu turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Lhokseumawe, Romi, serta Kabag Prokopim Setdako Lhokseumawe, Hermawan.
Husaini berharap Zaskya mampu tampil percaya diri, menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus membawa nama Aceh dengan penuh kebanggaan di panggung nasional.
“Semoga Zaskya dapat tampil percaya diri, memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi yang membanggakan,” ujar Husaini.
Menurutnya, keikutsertaan Zaskya bukan sekadar kompetisi untuk meraih gelar. Ajang nasional tersebut juga menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan Aceh melalui kekayaan budaya, sejarah, tradisi, serta potensi pariwisatanya kepada masyarakat luas.
Husaini menilai keberanian generasi muda seperti Zaskya untuk tampil di tingkat nasional patut diapresiasi. Menurutnya, prestasi anak muda daerah dapat menjadi bagian penting dalam memperkenalkan citra positif Lhokseumawe dan Aceh di luar daerah.
“Jaga nama baik Aceh, tetap pegang nilai-nilai budaya keacehan dan tampilkan bahwa anak muda Aceh mampu bersaing di tingkat nasional,” pesan Husaini.

Dari Modeling hingga Panggung Pageant Nasional
Zaskya Syiti Marissa merupakan perempuan kelahiran 2008 yang berdomisili di Gampong Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe. Lulusan SMK Negeri 3 Lhokseumawe itu sebelumnya telah menorehkan sejumlah prestasi di bidang pageant, modeling, fashion show dan seni tari.
Zaskya meraih gelar Miss Teen Grand Runway Aceh 2026 dan pernah dipercaya sebagai Duta Model Hijab 2024.
Sejumlah penghargaan lain juga telah diraihnya, antara lain Stunning Model of the Year, Best Pose Fashion Show Bhayangkara Fest 2026, Juara 1 Fashion Show with Local Brand 2024, serta Juara 1 Fashion Show Casual 2025.
Di bidang seni tari, Zaskya meraih Juara 3 Tari Kreasi FLS3N 2025 dan Juara 2 Tari Kreasi FLS2N 2024.
Prestasi lainnya meliputi Juara 1 Fashion Show Muslim Glamor 2024, Best Model Bismica 2025, Best Catwalk Fashion Show MCF 2025, Winner Casual Millenial 2023, Best Model Bebrave 2025, Winner Ethnic Casual 2024, serta Winner Fashion Show Universitas Malikussaleh.
Bukan Sekadar Mahkota, Ada Cerita Aceh yang Dibawa
Bagi Zaskya, kesempatan menjadi perwakilan Aceh dalam Putri Pariwisata Indonesia 2026 memiliki makna lebih besar daripada sekadar mengejar mahkota.
Ia memandang dunia pageant sebagai ruang untuk menyampaikan gagasan, memperkenalkan potensi daerah, sekaligus mendorong lahirnya perubahan positif melalui peran generasi muda.
“Cerita awalnya menjadi Putri Pariwisata Indonesia mewakili Aceh bermula dari kesadaran saya bahwa panggung pageant itu bisa menjadi alat yang sangat kuat untuk membawa perubahan,” kata Zaskya, yang akrab disapa Kya.

Sebagai Official Finalist Putri Pariwisata Indonesia 2026 yang mewakili Aceh, Zaskya kini membawa pengalaman panjang dari dunia modeling, fashion show, pageant dan seni untuk tampil di tingkat nasional.
Bagi dirinya, panggung tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Aceh bukan hanya melalui keindahan alam, tetapi juga melalui budaya, tradisi dan karakter masyarakatnya.
Dukungan Pemerintah Kota Lhokseumawe diharapkan semakin menambah motivasi Zaskya dalam menghadapi seluruh rangkaian kompetisi.
Husaini juga mengajak masyarakat Aceh, khususnya warga Lhokseumawe, memberikan doa dan dukungan agar Zaskya mampu mengharumkan nama daerah serta meraih hasil terbaik di ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026.
“Selamat berjuang dan sukses untuk Putri Pariwisata Indonesia 2026. Semoga Zaskya mampu meraih prestasi yang membanggakan,” ujar Husaini.
Kini, langkah Zaskya bukan hanya tentang mengejar sebuah gelar. Ia membawa nama Lhokseumawe, wajah Aceh dan cerita tentang potensi daerah ke panggung nasional.(asp)

