Close Menu
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
Pos-pos Terbaru
  • Wali Kota Lhokseumawe Kembali Copot Dua Pejabat Strategis, Ini Alasannya
  • Gerak Cepat, Pemko Lhokseumawe Serahkan Dana Tunggu Hunian Tahap I bagi Korban Banjir
  • DPRK Bireuen Temukan Bantuan Bencana Menumpuk di Gudang Belum Tersalurkan
  • Kayu Hanyut di Aceh Utara, Dimanfaatkan untuk Huntara Korban Banjir
  • Awal Januari 2026, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp1,279 Triliun ke Aceh

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wali Kota Lhokseumawe Kembali Copot Dua Pejabat Strategis, Ini Alasannya

13/01/2026

Gerak Cepat, Pemko Lhokseumawe Serahkan Dana Tunggu Hunian Tahap I bagi Korban Banjir

13/01/2026

DPRK Bireuen Temukan Bantuan Bencana Menumpuk di Gudang Belum Tersalurkan

13/01/2026
Kategori
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • Daerah
  • Decor
  • DUNIA ISLAM
  • Ekonomi
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • KABAR HAJI
  • KABAR MAHASISWA
  • KESEHATAN
  • Kuta Raja
  • Nasional
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Opinion
  • OTOMOTIF
  • Pase
  • Picks
  • Politik
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, Januari 14
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
ASPOST.ID
  • Home
  • Daerah

    Wali Kota Lhokseumawe Kembali Copot Dua Pejabat Strategis, Ini Alasannya

    13/01/2026

    Gerak Cepat, Pemko Lhokseumawe Serahkan Dana Tunggu Hunian Tahap I bagi Korban Banjir

    13/01/2026

    DPRK Bireuen Temukan Bantuan Bencana Menumpuk di Gudang Belum Tersalurkan

    13/01/2026

    Balai Pengajian Darul Abrar Dibangun, Perkuat Pendidikan Keagamaan Aceh Utara

    13/01/2026

    Pembangunan Sekolah Rakyat Rp 250 Miliar Dimulai di Lhokseumawe

    12/01/2026
  • Nasional
    1. Ekonomi
    2. Politik
    3. View All

    Jelang Pelantikan, Mualem Penuhi Undangan Tiga Dubes Asing

    26/01/2025

    Kuartal II Tahun 2023, Laba BSI Capai Rp2,82 triliun

    19/09/2023

    BSI Teken Kerja Sama Dengan PT PIM, Untuk Pembayaran Digital

    17/05/2023

    Pertamina Turunkan Harga Pertamax, Pertalite dan Solar Tergantung Pemerintah

    01/10/2022

    Fachrul Razi dan M.Yasir Layak Maju di Pilkada Lhokseumawe

    18/04/2024

    Bahas Limbah Nuklir Fukushima, Menlu Jepang dan China Bertemu di Jakarta

    08/07/2023

    Kejaksaan Punya Peran Strategis Untuk Sukseskan Pemilu Serentak 2024

    08/03/2023

    Ini Respons Jokowi soal NasDem Usung Anies Capres 2024

    03/10/2022

    Kayu Hanyut di Aceh Utara, Dimanfaatkan untuk Huntara Korban Banjir

    13/01/2026

    Awal Januari 2026, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp1,279 Triliun ke Aceh

    13/01/2026

    Ketika Kayu Raksasa Hanyut, Alam Aceh Menggugat

    12/01/2026

    Reformasi Birokrasi Berbuah Prestasi, Lhokseumawe Raih Predikat A- dari KemenPAN-RB

    10/01/2026
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
ASPOST.ID
Home»Nasional»Gas Aceh Menipis, PAG Pasok 16 Kargo LNG dari Papua
Nasional

Gas Aceh Menipis, PAG Pasok 16 Kargo LNG dari Papua

RedaksiBy Redaksi17/02/2020Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp Copy Link
Kawasan PT Perta Arun Gas (PAG) Lhokseumawe, yang merupakan bekas Kilang LNG Arun Lhokseumawe.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Bluesky Tumblr Reddit VKontakte Telegram WhatsApp Threads Copy Link

ASPOST.ID– PT Perta Arun Gas (PAG) Lhokseumawe, selama ini mendatangkan LNG (gas alam cair) dari British Petroleum (BP) Tangguh,Papua. Pasokan itu dilakukan karena bahan baku gas di Aceh sudah menipis. Untuk tahun 2019, PAG memasok 16 kargo LNG dari BP Tangguh Papua dan untuk 2020 diharapkan meningkat untuk kebutuhan industri di Aceh dan Sumatera Utara.

Perta Arun Gas itu merupakan anak perusahaan dari PT Pertamina Gas (Pertagas). Pertama kali mendatangkan LNG dari BP Tangguh, Papua, pada Februari 2015 lalu. Pasokan perdana itu sebanyak satu kargo LNG dengan volume 119.000 meter kubik.  LNG diterima melalui Regasifikasi dikomplek bekas Kilang LNG PT Arun Lhokseumawe, Aceh. Terminal penerimaan dan regasifikasi Arun berkapasitas 400 juta kaki kubik produksi per hari (MMSCFD).

President Director PT Perta Arun Gas (PAG), Arif Widodo, mengatakan, gas yang dikelola selama ini bukan lagi produk hasil Aceh. Namun, harus memasok dari kilang LNG BP Tangguh, Papua. Walaupun dulu Aceh dikenal dengan pengekspor LNG keluar negeri.

“ Untuk tahun 2019 kita mendatangkan 16 kargo LNG dari Tangguh Papua,”katanya. Kemudian, bahan baku LNG itu baru kita olah di Kilang LNG PAG untuk dijadikan gas serta dipasok ke industri yang ada di Aceh dan Sumatera Utara, melalui jaringan pipa gas Arun-Belawan,”ungkapnya.

Untuk sebagai besar gas ini, sebut Arif, dipergunakan sebagai kebutuhan Pembangkit Listrik Negara (PLN) di Aceh dan Sumatera Utara. Termasuk dipasok kepada sejumlah perusahaan atau industri lainnya.

“Memang kalau dulu Aceh kita sebagai pengekspor LNG, tapi sekarang LNG harus kita pasok diluar Aceh. PAG siap menampung LNG untuk disimpan dan dijadikan sebagai bahan baku gas,”cetusnya.  Selain itu, lanjut dia, dengan semakin banyak LNG disimpan maka pihaknya  bisa mengubah pola operasi dan bisnis yang dulunya sebatas memuat dan mengeluarkan. (asp)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
Previous ArticleYahudi Berdoa di Tempat Nabi Muhammad SAW Naik ke Langit Tujuh
Next Article Rp 2.540 Triliun Sumber Dana APBN, Aceh Jangan Jadi Penonton
Redaksi
  • Website

Related Posts

Kayu Hanyut di Aceh Utara, Dimanfaatkan untuk Huntara Korban Banjir

13/01/2026

Awal Januari 2026, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp1,279 Triliun ke Aceh

13/01/2026

Ketika Kayu Raksasa Hanyut, Alam Aceh Menggugat

12/01/2026
Leave A Reply Cancel Reply

Post Terbaru

Wali Kota Lhokseumawe Kembali Copot Dua Pejabat Strategis, Ini Alasannya

13/01/2026

Gerak Cepat, Pemko Lhokseumawe Serahkan Dana Tunggu Hunian Tahap I bagi Korban Banjir

13/01/2026

DPRK Bireuen Temukan Bantuan Bencana Menumpuk di Gudang Belum Tersalurkan

13/01/2026

Kayu Hanyut di Aceh Utara, Dimanfaatkan untuk Huntara Korban Banjir

13/01/2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Highlights

Kayu Hanyut di Aceh Utara, Dimanfaatkan untuk Huntara Korban Banjir

By Redaksi13/01/2026

ASPOST.ID- Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat sebanyak 769 batang kayu hanyut dengan total volume 1.260,49 meter…

Awal Januari 2026, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp1,279 Triliun ke Aceh

13/01/2026

Pembangunan Sekolah Rakyat Rp 250 Miliar Dimulai di Lhokseumawe

12/01/2026

Ketika Kayu Raksasa Hanyut, Alam Aceh Menggugat

12/01/2026
Demo Demo Demo Demo
Copyright © aspost.id
  • Home
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Ad Blocker Enabled!
Ad Blocker Enabled!
Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.