Close Menu
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
  • Dunia Islam
  • Internasional
  • Olahraga
  • Kabar Mahasiswa
  • Kesehatan
Pos-pos Terbaru
  • UIN SUNA Lhokseumawe Wisuda 760 Lulusan di Tengah Raihan Akreditasi Unggul
  • Lhokseumawe Matangkan Tahapan Pilkades Serentak 2026, 47 Gampong Siap Gelar Pemilihan Keuchik
  • “1913 Brew” Resmi Bersertifikat, Lapas Lhokseumawe Perkuat Inovasi Ekonomi Warga Binaan
  • HRD: Ingatkan Ketua DPC PKB Se-Aceh Terpilih Nantinya Jangan Tidur
  • Muhammad Hatta Nahkodai FHPTA 2026–2029, Perkuat Ekosistem Komunikasi Publik Kampus di Aceh

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

UIN SUNA Lhokseumawe Wisuda 760 Lulusan di Tengah Raihan Akreditasi Unggul

29/04/2026

Lhokseumawe Matangkan Tahapan Pilkades Serentak 2026, 47 Gampong Siap Gelar Pemilihan Keuchik

29/04/2026

“1913 Brew” Resmi Bersertifikat, Lapas Lhokseumawe Perkuat Inovasi Ekonomi Warga Binaan

28/04/2026
Kategori
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • Daerah
  • Decor
  • DUNIA ISLAM
  • Ekonomi
  • Home
  • INTERNASIONAL
  • KABAR HAJI
  • KABAR MAHASISWA
  • KESEHATAN
  • Kuta Raja
  • Nasional
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Opinion
  • OTOMOTIF
  • Pase
  • Picks
  • Politik
  • TEKNOLOGI
  • Uncategorized
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • UIN SUNA Lhokseumawe Wisuda 760 Lulusan di Tengah Raihan Akreditasi Unggul
  • Lhokseumawe Matangkan Tahapan Pilkades Serentak 2026, 47 Gampong Siap Gelar Pemilihan Keuchik
  • “1913 Brew” Resmi Bersertifikat, Lapas Lhokseumawe Perkuat Inovasi Ekonomi Warga Binaan
  • HRD: Ingatkan Ketua DPC PKB Se-Aceh Terpilih Nantinya Jangan Tidur
  • Muhammad Hatta Nahkodai FHPTA 2026–2029, Perkuat Ekosistem Komunikasi Publik Kampus di Aceh
  • Besok, Pemko Lhokseumawe Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2026
  • HBP ke-62, Lapas Lhokseumawe Siap Transformasi Pemasyarakatan Berbasis Human Capital dan Reintegrasi Sosial
  • Plt Kepala DLH Lhokseumawe Turun Langsung, Gaungkan Disiplin Kelola Sampah di Ruang Publik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
ASPOST.IDASPOST.ID
Demo
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Sosial Budaya
  • INTERNASIONAL
  • Daerah
  • DUNIA ISLAM
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
ASPOST.IDASPOST.ID
Home»Nasional»Tim Migas Tegaskan PEMA Jangan Coba-coba Kelola Blok B Aceh Utara
Nasional

Tim Migas Tegaskan PEMA Jangan Coba-coba Kelola Blok B Aceh Utara

RedaksiBy Redaksi20/10/2020Tidak ada komentar4 Mins Read
Wakil Ketua I Tim Migas Aceh Utara, Arafat didampingi Yusuf Ismail Pase, SH,.MH Wakil Ketua II, Razali, Azman Hasballah dan Dr. Ibrahim Qamarius selaku anggota Tim Migas Aceh Utara, melakukan pertemuan Selasa (20/10).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

ASPOST.ID- PT. Pembangunan Aceh (PEMA) sepertinya tidak melibatkan Aceh Utara, dalam melakukan pengelolaan Blok B. Mereka malah mengandengkan PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL). Padahal Blok B itu berada dalam Wilayah Kerja (WK) Kabupaten Aceh Utara, yang berpenduduk 600 ribu jiwa lebih.  

“Kami sampaikan kepada PT Pembangunan Aceh, jangan coba-coba untuk kelola Blok B jika Aceh Utara sebagai kabupaten penghasil tidak dilibatkan dalam pengelolaannya,”tegas Wakil Ketua I Tim Migas Aceh Utara,  Arafat yang juga Ketua DPRK Aceh Utara, didampingi Yusuf Ismail Pase, SH,.MH selaku Wakil Ketua II Tim Migas Aceh Utara, Razali  anggota tim (Ketua Komisi III DPRK), Azman Hasballah anggota tim (Dirut PD Pase Energi) dan Dr. Ibrahim Qamarius anggota tim (Pakar Manajemen, Ekonomi dan Bisnis Unimal), kepada Rakyat Aceh, Selasa (20/10).

Ia mengatakan, PEMA jangan pernah mempermainkan Kabupaten Aceh Utara tanpa dilibatkan Perusahaan Daerah Pase Energi (PDPE) dan penyertaan modal untuk mengelola Blok B. “ Saya yakin kalau Aceh Utara tidak dilibatkan maka mereka tidak bisa bekerja dan ini bukan ancaman ya, tapi lihat saja nanti. Cukuplah masa kelam Aceh Utara sebagai penghasil Migas yang dianak tirikan oleh pusat,” katanya.

Sementara itu, Yusuf Ismail Pase, SH,.MH selaku Wakil Ketua II Tim Migas Aceh Utara, menyebutkan, pihaknya akan melakukan negosiasi bersama PT PEMA dengan tiga tuntutan. Pertama,  Aceh Utara harus menjadi operator, kedua  kerjasama juga siap dan ketiga Aceh Utara siap kelola secara full Blok B tersebut.

“Jadi terserah kepada PT PEMA memilih opsi yang mana, PEMA itu harus perhatikan Aceh Utara sebagai daerah penghasil Migas,”ucapnya,  seraya menambahkan, dalam peraturan tidak perlu dengan PT, tapi cukup dengan Perusahaan Daerah (PD) saja sudah bisa untuk mengelola, yang penting modal penuh dari Pemerintah Aceh Utara.

Kata dia, dalam peraturan itu sepanjang ada Perusahaan Daerah (PD) mayoritas 100 persen saham dipegang oleh Pemda Aceh Utara sudah dapat mengelola Blok B tersebut. “Saya sudah baca peraturannya, perlu kita ketahui bersama ada tiga peraturan yang ada dalam Migas itu, yakni PP Nomor 23 tahun 2015, Peraturan Menteri ESDM tentang Partisipasi Interest, dan tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Jadi tidak perlu PT dan cukup badan usaha  yang dimiliki saham 100 persen dari Pemkab Aceh Utara,”ungkapnya.

Selain itu, lanjut Ismail, kalau dilihat dari Peraturan Pemrintah (PP) Nomor 23 tahun 2015, dalam pengelolaan Migas justru antara pusat dengan provinsi dan  tidak melibatkan daerah. “Seharusnya dengan PP itu, gubernur Aceh dapat membuat aturan turunan apakah itu qanun atau peraturan gubernur (Pergub) dengan daerah penghasil, sehingga daerah penghasil  tidak selalu dirugikan,”ucapnya.  

Menurut dia, Aceh Utara sudah trauma dengan tidak dilibatkan selama 35 tahun lalu dalam pengelolaan Migas. “Sekarang saya menilai mau dimainkan lagi politik pusat dengan provinsi. Buktinya kan sampai saat ini Aceh Utara dan Perusahaan Daerah Pase Energi tidak pernah diundang atau dipanggil oleh PT PEMA di Banda Aceh,”cetusnya.

Dalam kesempatan yang sama, Azman Hasballah anggota tim Migas Aceh Utara yang juga Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pase Energi (PDPE) Aceh Utara, menyatakan, untuk mengelola WK Blok B itu pihaknya tidak pernah dilibatkan oleh PT PEMA.

“Anehnya, PEMA hanya mengandeng PT Pembangunan Lhokseumawe (PTPL) sebagai anak perusahaan dalam pengelolaan Blok B dengan saham 1 persen. Jadi ini PEMA sengaja menciptakan konflik baru dengan Kabupaten Aceh Utara,”tegasnya. Sedangkan, PT Pembangunan Lhokseumawe tidak ada hubungan apapun dengan WK Blok B, sehingga masyarakat dan Pemkab Aceh Utra merasa diadu dombakan oleh PT PEMA.

Kata dia, selama ini Bupati Aceh Utara sudah berulang kali melayangkan surat kepada PT PEMA agar dalam mengelola Blok B bisa dilibatkan PDPE Aceh Utara sebagai Perusahaan Usaha Milik Daerah (BUMD). Namun, pihak PT PEMA tidak pernah merespon surat yang pernah dilayangkan oleh orang nomor satu di Aceh Utara itu.

Menurut dia,  PT PEMA sepertinya sengaja tidak mau melibatkan Aceh Utara dalam pengelolaan Blok B, karena hanya diberikan nilai saham 1 persen dan pasti Aceh Utara tidak mau. “Itu prediksi saya, tapi seharusnya dikomunikasi terlebih dahulu atau diundang kita untuk membicarakan pengelolaan Blok B demi Aceh Utara dan Aceh kedepan,”cetusnya, seperti dilansir harianrakyataceh. (asp)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
Redaksi
  • Website

Related Posts

Yassierli: Lulusan Kampus Harus Terapkan “Triple Readiness” untuk Menang di Era Disrupsi AI

25/04/2026

PNL Buka Dua Prodi Strategis Berstandar Nasional, Perkuat Daya Saing Global SDM Indonesia

24/04/2026

Indonesia Perkuat Diplomasi Ekonomi, Ekspor Urea ke Australia Dapat Apresiasi PM Albanese

24/04/2026
Leave A Reply Cancel Reply

Post Terbaru

UIN SUNA Lhokseumawe Wisuda 760 Lulusan di Tengah Raihan Akreditasi Unggul

29/04/2026

Lhokseumawe Matangkan Tahapan Pilkades Serentak 2026, 47 Gampong Siap Gelar Pemilihan Keuchik

29/04/2026

“1913 Brew” Resmi Bersertifikat, Lapas Lhokseumawe Perkuat Inovasi Ekonomi Warga Binaan

28/04/2026

HRD: Ingatkan Ketua DPC PKB Se-Aceh Terpilih Nantinya Jangan Tidur

28/04/2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Highlights
Daerah

Muhammad Hatta Nahkodai FHPTA 2026–2029, Perkuat Ekosistem Komunikasi Publik Kampus di Aceh

By Redaksi28/04/20260

ASPOST.ID- Konsolidasi komunikasi publik di lingkungan perguruan tinggi Aceh memasuki babak baru dengan terbentuknya Forum…

Besok, Pemko Lhokseumawe Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2026

27/04/2026

HBP ke-62, Lapas Lhokseumawe Siap Transformasi Pemasyarakatan Berbasis Human Capital dan Reintegrasi Sosial

27/04/2026

Plt Kepala DLH Lhokseumawe Turun Langsung, Gaungkan Disiplin Kelola Sampah di Ruang Publik

25/04/2026
Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

Aspost.id adalah portal berita online yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan wawasan yang mendalam dan fakta yang akurat kepada masyarakat Indonesia, terutama dalam menghadapi arus informasi yang begitu cepat dan beragam.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.