ASPOST.ID- Pemerintah Aceh resmi membentuk Tim Kerja Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Hidrometeorologi sebagai langkah strategis untuk mempercepat pemulihan daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi di provinsi ini.

Pembentukan tim ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dan memastikan proses pemulihan berjalan efektif, transparan, serta berbasis data yang akurat.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Teuku Kamaruzzaman, mengungkapkan bahwa tim ini dibentuk berdasarkan keputusan Gubernur Aceh dengan mandat utama untuk mengumpulkan data pascabencana, menyusun dokumen terkait, serta melakukan validasi dan klasifikasi data di 18 kabupaten yang terdampak bencana.

Tim R3P Hidrometeorologi juga bertugas menganalisis dampak pascabencana, termasuk penilaian kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan yang terukur, akuntabel, dan berkelanjutan.

“Dengan dibentuknya tim ini, kami berharap proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi dengan baik, dengan fokus pada ketepatan data dan perencanaan pembangunan yang mendasar pada kebutuhan masyarakat yang terdampak,” kata Teuku Kamaruzzaman, dalam keterangannya kepada aspost.id, Selasa (30/12).

Langkah ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Aceh untuk memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh, dengan melibatkan berbagai pihak terkait dan memperhatikan aspek lingkungan serta ketahanan bencana di masa depan.(asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version