ASPOST.ID– Prof. Dr. Haji Said Agil Husin Al Munawar, MA, mantan Menteri Agama Indonesia pada Kabinet Gotong Royong (2001-2004), hadir ke Bumi Samudera Pasai, Kabupaten Aceh Utara, pada Jum’at (10/12). Prof Said Agil bersama rombongan disambut oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, bersama unsur Muspida dipendopo bupati Aceh Utara di Simpang Lestari Kota Lhokseumawe.

Kemudian, Haji Said Agil ini menyempatkan diri untuk menjadi khatib shalat Jum’at di Masjid Jamik Lancang Garam, Lhokseumawe, serta menjadi imam shalat. Dilanjutkan dengan doa bersama dan pengajian di Masjid Jamik.
Kehadiran Prof Said Agil itu, memenuhi undangan Bupati Aceh Utara untuk menjadi Narasumber “Bimbingan Teknik Peningkatan Kualitas Tenaga Pelatihan/ Juri Tilawatil Qur’an” pada Jumat- Ahad (10-12/12). Surat itu dikirim ke Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tingkat Nasional.
Lalu, Ketua Umum LPTQ Nasional melalui Sekretaris Umum, Syamsul Bahri, memberikan mandat kepada Prof Said Agil bersama 7 dewan hakim lainnya untuk hadir memenuhi undangan Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib.
Prof. Dr. Haji Said Agil Husin Al Munawar, MA untuk narasumber cabang Tafsir Qur’an. Sedangkan, 7 utusan dari LPTQ Nasional itu, yakni Prof. Dr. H. Darwis Hude, MA, untuk cabang Fahmil Qur’an, Dr. H. Muhsin Salim, MA, untuk cabang Tilawah Golongan Qira’at dan Dr. H. D. Sirojuddin AR, M.Ag untuk cabang Kaligrafi Al-Qur’an.
Selanjutnya, Dr. Hj. Umi Khusnul Khotimah, MA, untuk cabang Syarhil Qur’an. D. Syahrir Ali Basyah, M.Ag, untuk cabang Hifdzil Qur’an, H. Masnur Ikhwan, M.Ag, untuk cabang Tilawah Al-Qur’an dan H. Ilhamuddin Qosim, untuk cabang Hifdzil Qur’an.
Ketua Panitia pelaksana, Tgk. H.M. Idris. T, SE, dalam kesempatan itu mengatakan, Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dewan hakim/juri MTQ/STQ di Kabupaten Aceh Utara. “Acara ini diikuti oleh 50 peserta yang diklasifikasi dalam 6 cabang musabaqah, yaitu Cabang Tilawah Al-qur’an, Hifdzil Qur’an, Tafsir Al qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an dan Khath Al Qur’an,”kata Tgk Idris yang juga Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Utara ini.
Disebutkan, pelaksanaan acara ini berlangsung selama 3 hari, di Kampus Yayasan Pendidikan Darussalam (Yapeda) Jalan Iskandar Muda, Kampung Jawa Lhokseumawe.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, yaitu Dinas Syariat Islam Aceh Utara. “Ditengah-tengah masa pandemi Covid-19, masih sempat memikirkan dan mendatangkan narasumber nasional dari seluruh cabang MTQ pada Bimtek Peningkatan Kualitas Tenaga Pelatihan/Juri. Ini bukanlah hal yang mudah, tentu ada proses yang ditempuh dan dilalui,”ungkap Muhammad Thaib.
Bupati mengatakan, Pendidikan Tahfidzul Qur’an yang keberadaannya di bawah LPTQ merupakan pusat pembinaan hafidz/hafidzah berlokasi di pusat Ibukota Aceh Utara di Lhoksukon. “Saat ini telah menghasilkan beberapa hafidz/ hafidzah yang telah meraih beberapa prestasi. Baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun sudah sampai ke tingkat nasional,”kata Muhammad Thaib, akrab disapa Cek Mad ini.
Sebutnya, atas nama pemerintah mengharapkan kepada Dirjen Bimas Islam, bantuan dan dukungan untuk pengembangan tahfidzul qur’an ke depan. Sehingga menjadi tempat pembinaan cabang-cabang musabaqah. Sekaligus mengharapkan juga pada kesempatan ini agar nantinya para dewan juri yang sudah dilatih ini hendaknya dapat dipanggil menjadi dewan hakim di tingkat Nasional sebagai pengembangan potensi Dewan Hakim yang telah dilatih. (asp)


