ASPOST.ID- Upaya pemulihan psikologis bagi warga terdampak banjir, khususnya anak-anak, kembali dilakukan oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. Pada Senin (8/12/2025), Kapolres bersama jajaran turun langsung ke Kecamatan Sawang, salah satu wilayah yang terdampak paling parah, untuk melakukan kegiatan trauma healing.
Dalam perjalanan menyusuri kawasan yang masih dipenuhi lumpur dan sisa-sisa banjir, rombongan sempat berhenti ketika melihat sejumlah anak duduk diam di pinggir jalan. Wajah mereka terlihat lelah dan diliputi kecemasan setelah banjir besar melanda wilayah tersebut. Melihat kondisi itu, Kapolres segera menghampiri dan menyapa mereka dengan penuh kehangatan.
Untuk memulihkan semangat anak-anak tersebut, Kapolres mengajak mereka bermain baris-berbaris, melakukan tanya jawab ringan, serta memberikan motivasi kepada yang berani tampil di depan. Suasana menjadi lebih ceria setelah ia membagikan biskuit, jajanan, dan minuman, membuat anak-anak semakin antusias mengikuti kegiatan.
“Siap… grak!” seru Kapolres memberi aba-aba, layaknya sedang melatih pasukan kecil. Anak-anak yang semula hanya duduk diam perlahan bangkit, mengikuti instruksi dengan malu-malu, hingga akhirnya tawa mereka pecah dan menghidupkan suasana yang sebelumnya muram.
Perubahan ekspresi anak-anak terlihat jelas. Dari wajah lesu dan penuh kecemasan, kini mereka kembali tersenyum, merasa diperhatikan dan tidak sendirian menghadapi situasi pascabencana. Kehadiran Kapolres di tengah mereka tidak hanya sebagai pimpinan kepolisian, tetapi juga sebagai figur yang memberi rasa aman serta dukungan emosional.
Kegiatan trauma healing di Sawang merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan Polres Lhokseumawe, yang sebelumnya telah menyalurkan bantuan logistik serta membantu proses evakuasi warga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pemulihan tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.
Dengan pendekatan humanis tersebut, Kapolres berharap kondisi psikologis anak-anak di kawasan Sawang dapat pulih secara bertahap dan mereka dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa tanpa rasa takut yang berkepanjangan. (asp)
