ASPOST.ID- Pemerintah Kota Lhokseumawe secara serius mematangkan pelaksanaan Pemilihan Keuchik (Pilkades) serentak tahun 2026 melalui kegiatan diseminasi tahapan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hingga aparatur pemerintahan gampong.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, besok 28 April 2026, pukul 13.30 WIB hingga selesai, di Aula Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, sebagaimana tertuang dalam surat undangan resmi bernomor 100.2.1/493 tertanggal 27 April 2026.

Undangan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH.,MH, yang menegaskan pentingnya kehadiran seluruh pihak dalam rangka menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap tahapan Pilkades berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Libatkan Unsur Strategis Daerah

Dalam kegiatan ini, Pemko Lhokseumawe mengundang jajaran pimpinan daerah dan instansi vertikal, antara lain:

Wakil Wali Kota Lhokseumawe
Ketua DPRK Lhokseumawe
Kapolres Lhokseumawe
Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe
Dandim 0103/Aceh Utara
Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe

Selain itu, turut diundang para pejabat strategis di lingkungan pemerintah daerah seperti Asisten Pemerintahan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah, Kepala Bagian Pemerintahan, serta Kepala Bagian Hukum Setdako Lhokseumawe.

Keterlibatan aparat kewilayahan juga menjadi perhatian, dengan diundangnya seluruh camat, kapolsek, dan komandan rayon militer (Danramil) dalam wilayah Kota Lhokseumawe.

Peran Mukim dan Gampong Jadi Fokus

Tidak hanya unsur pemerintahan tingkat kota, kegiatan ini juga secara khusus melibatkan struktur adat dan pemerintahan gampong, yakni para mukim dari seluruh wilayah, meliputi:

Mukim Lhokseumawe Utara
Mukim Lhokseumawe Selatan
Mukim Cunda
Mukim Kandang
Mukim Paloh Barat dan Paloh Timur
Mukim Meuraksa
Mukim Teungoh
Mukim Mangat Makmu

Sementara itu, pada tingkat gampong, para Penjabat (Pj) Keuchik dan Ketua Tuha Peut dari puluhan desa di empat kecamatan juga menjadi peserta utama, yaitu:

Kecamatan Muara Dua

Gampong Blang Crum
Gampong Meunasah Mee
Gampong Cot Girek Kandang
Gampong Keude Cunda
Gampong Uteunkot
Gampong Lhok Mon Puteh
Gampong Meunasah Panggoi
Gampong Paya Bili
Gampong Paya Punteut
Gampong Blang Poroh
Gampong Paloh Batee

Kecamatan Banda Sakti
Gampong Kuta Blang
Gampong Tumpok Teungoh
Gampong Simpang Empat
Gampong Pusong Lhokseumawe
Gampong Hagu Selatan
Gampong Uteun Bayi
Gampong Pusong Baru
Gampong Ulee Jalan
Gampong Banda Masen

Kecamatan Blang Mangat
Gampong Kuala
Gampong Blang Cut
Gampong Jambo Mesjid
Gampong Jambo Timu
Gampong Tunong
Gampong Blang Teue
Gampong Teungoh
Gampong Baloy
Gampong Mane Kareung
Gampong Asan Kareung
Gampong Rayeuk Kareung
Gampong Blang Punteut
Gampong Ulee Blang Mane
Gampong Keude Punteut
Gampong Blang Buloh
Gampong Blang Weu Panjoe
Gampong Jeulikat
Gampong Seuneubok

Kecamatan Muara Satu
Gampong Batuphat Barat
Gampong Meunasah Dayah
Gampong Paloh Punti
Gampong Blang Pulo
Gampong Batuphat Timur
Gampong Blang Naleung Mameh
Gampong Cot Trieng
Gampong Padang Sakti
Gampong Blang Panyang

Tekankan Sinkronisasi Tahapan dan Stabilitas Daerah

Diseminasi ini difokuskan pada penyampaian tahapan pelaksanaan Pilkades serentak 2026, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pengawasan. Pemerintah menilai bahwa pemahaman yang seragam di seluruh lini sangat penting untuk mencegah potensi konflik serta memastikan proses demokrasi berjalan kondusif.

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat adat dalam menjaga stabilitas sosial-politik di tingkat gampong.

Dorong Pilkades Berkualitas dan Legitimate

Pemko Lhokseumawe menegaskan bahwa Pilkades serentak bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum penting dalam melahirkan kepemimpinan gampong yang legitimate, berintegritas, dan mampu mendorong pembangunan berbasis masyarakat.

Melalui diseminasi ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman komprehensif terkait peran dan tanggung jawab masing-masing, sehingga setiap tahapan dapat berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pemerintah juga mengimbau seluruh peserta yang diundang untuk hadir tepat waktu, mengingat pentingnya agenda tersebut dalam menentukan arah dan kualitas pelaksanaan Pilkades serentak di Kota Lhokseumawe tahun 2026.(*)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version