ASPOST.ID- Upaya memperkuat disiplin dan integritas internal terus dilakukan Polsek Blang Mangat, wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Salah satunya melalui pemeriksaan telepon seluler (HP) personel untuk mencegah keterlibatan anggota dalam aktivitas judi online (judol) maupun pinjaman online (pinjol) ilegal.
Pemeriksaan tersebut dilakukan usai apel pagi di Mapolsek Blang Mangat, Jumat (28/8/2026), sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Blang Mangat, Iptu Zul Akbar, S.E., dan diikuti seluruh personel.
Dalam arahannya, Iptu Zul Akbar menekankan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel sekaligus memperkuat disiplin dalam menjalankan tugas kepolisian.
Ia meminta seluruh anggota hadir tepat waktu, menjaga tanggung jawab serta mengedepankan sikap profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Jaga disiplin dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi,” tegas Iptu Zul Akbar, dikonfirmasi aspost.id, Sabtu (29/8).
Kapolsek juga mengingatkan personel agar memberikan pelayanan secara cepat, humanis, bersih dan transparan serta menjauhi segala bentuk pungutan liar (pungli).
Perhatian khusus turut diberikan kepada anggota yang bertugas melakukan penjagaan tahanan. Mereka diminta melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap kondisi tahanan, termasuk memastikan aspek keamanan dan kebersihan ruang tahanan serta terpenuhinya hak-hak tahanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan HP personel. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan dan pencegahan dini terhadap potensi keterlibatan anggota dalam aktivitas judi online maupun penggunaan pinjaman online ilegal.
Menurut Iptu Zul Akbar, pengawasan internal merupakan bagian penting dalam menjaga disiplin, integritas dan profesionalisme anggota Polri.
“Pencegahan judi online dan pinjaman online merupakan bagian dari pembinaan personel. Kita ingin memastikan anggota tetap fokus menjalankan tugas, menjaga nama baik institusi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Langkah tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa disiplin personel tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas di lapangan, tetapi juga menyangkut perilaku dan aktivitas pribadi yang berpotensi berdampak terhadap profesionalisme serta citra institusi kepolisian. (asp)

