“Dikenakan Wajib Lapor Senin-Kamis”
ASPOST.ID- Kedua remaja preman yang menggunakan senjata tajam (Sajam) hingga sempat melukai kaki sebelah kiri polisi, akhirnya dilepas dan dikembalikan kepada orang tua.
Kedua remaja itu berinisial, TR (16) pelajar SMA dan MF (15) pelajar SMP asal Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.
“Setelah kita melakukan penyelidikan dan memintai keterangan kedua remaja itu mengaku jika kedua senjata tajam yang diamankan di lokasi bukan milik mereka,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, melalui melalui Kasat Reskrim, AKP Zeska Julian Taruna Wijaya, dikonfirmasi awak media kemarin.
Disebutkan, kedua remaja itu belum melakukan tindak pidana sehingga mereka dikembalikan kepada orang tua. ” Ahad siang hingga sore hari kemarin sudah kita panggil orang tua mereka dan termasuk aparatur gampong. Kemudian membuat surat pernyataan baru kita kembalikan kedua remaja itu kepada orang tuanya,”ucap Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, seperti dilansir harianrakyataceh.
Namun, lanjut AKP Zeska, kedua remaja itu hanya dikenakan wajib lapor pada Senin dan Kamis dalam waktu satu bulan ke depan.
Diberitakan sebelumnya, informasi yang diterima Rakyat Aceh, pada Ahad (12/2) dini hari, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Siagam Sat Samapta Polres Lhokseumawe, mendapat informasi dan laporan dari masyarakat akan terjadi tauran antar pelajar di wilayah Kota Lhokseumawe.
Kemudian Tim URC Siagam Sat Samapta Polres Lhokseumawe, melaksanakan patroli dalam wilayah Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Namun, saat melintas di kawasan Pasar Buah Lhokseumawe, melihat ada 5 sepeda motor yang dikendarai remaja. Lalu mereka langsung tancap gas hingga kocar-kacir melihat petugas polisi datang.
Salah satu sepeda motor berbonceng 4 remaja dan tampak gagang senjata tajam (Sajam) yang disimpan dalam tas di depan sepeda motornya.
Kemudian, petugas langsung fokus ke sepeda motor tersebut lalu menyuruh menepi di jalan, tetapi seorang remaja yang duduk di belakang langsung mengeluarkan parang yang disimpan dalam pinggangnya dan menghayunkan ke petugas hingga mengenai kaki sebelah kiri.
Melihat aksi remaja itu, lalu petugas menyalip mereka. Akan tetapi, dengan berani remaja itu langsung menabrak sepeda motor polisi dari ban belakang hingga sampai ke Simpang Asmi Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Saat di geledah salah satu terduga menyalip Sajam di pinggangnya dan 1 Sajam lagi di simpan dalam tas. Polisi hanya berhasil mengamankan dua remaja sedangkan 2 remaja lagi berhasil lolos.
Kini, kedua remaja itu bersama barang bukti berupa dua bilah parang, satu botol kaca bekas minuman dan satu sepeda motor diamankan ke Mapolres Lhokseumawe untuk pengembangan lebih lanjut.(ra/asp)
