ASPOST.ID– Di tengah dinamika kehidupan sosial dan berbagai persoalan ketimpangan yang masih menjadi tantangan bangsa, ruang diskusi intelektual dinilai penting untuk membangun kesadaran kritis masyarakat.
Salah satu upaya tersebut dilakukan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Aceh Utara melalui kegiatan diskusi dan bedah buku bertema sosialisme Islam.
Forum literasi yang terbuka secara gratis untuk masyarakat tersebut akan menghadirkan antropolog sekaligus cendekiawan Muslim Aceh, Dr. Teuku Kemal Fasya, M.Hum., sebagai narasumber utama.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 6 November 2026, pukul 20.00 WIB itu akan mengupas dua karya pemikiran penting, yakni Sosialisme Islam: Pemikiran Ali Syari’ati dan Islam dan Sosialisme karya H.O.S. Tjokroaminoto.
Kedua buku tersebut menghadirkan perspektif pemikiran yang menarik untuk dikaji, terutama mengenai hubungan antara nilai-nilai Islam, keadilan sosial, keberpihakan terhadap kelompok masyarakat lemah, serta cita-cita membangun tatanan kehidupan yang lebih berkeadilan.
Pemikiran Ali Syari’ati dan H.O.S. Tjokroaminoto juga membuka ruang refleksi tentang bagaimana agama tidak hanya dipahami sebagai pedoman kehidupan spiritual, tetapi turut memiliki dimensi sosial yang berkaitan dengan persoalan kemanusiaan, ketimpangan, dan perubahan masyarakat.
Ketua DPC PKB Aceh Utara, Muhammad Adam, M.Ed., Selasa (3/11/2026), menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendorong tumbuhnya budaya membaca, tradisi intelektual, serta ruang pertukaran gagasan yang sehat di tengah masyarakat.
Menurutnya, diskusi buku tidak semestinya berhenti pada kegiatan membicarakan isi bacaan. Lebih dari itu, forum semacam ini harus mampu melahirkan pemikiran kritis, memperluas perspektif, dan mendorong masyarakat untuk memahami berbagai persoalan sosial maupun kebangsaan secara lebih mendalam.
Ia menilai, generasi muda khususnya mahasiswa, aktivis, dan komunitas literasi perlu mendapatkan ruang yang memadai untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta berdialog dengan berbagai perspektif pemikiran.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang terbuka bagi masyarakat. Bedah buku bukan sekadar membahas isi sebuah karya, tetapi bagaimana kita membangun tradisi berpikir kritis, memperkaya wawasan, dan memahami persoalan sosial serta kebangsaan dari berbagai sudut pandang,”kata Muhammad Adam.
Ia juga mengajak kalangan mahasiswa, akademisi, aktivis, komunitas literasi, dan masyarakat umum untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Kami mengajak seluruh kalangan untuk bergabung. Kegiatan ini gratis dan terbuka untuk siapa saja. Selain mendapatkan ilmu dan wawasan baru, peserta yang aktif juga berkesempatan memperoleh hadiah,” tambahnya.
Menggali Relevansi Pemikiran Islam dan Keadilan Sosial
Dalam diskusi tersebut, Dr. Teuku Kemal Fasya, M.Hum., akan mengulas pemikiran dan gagasan yang terkandung dalam kedua buku, termasuk relevansinya dengan realitas sosial masyarakat kontemporer.
Pembahasan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemahaman historis terhadap pemikiran kedua tokoh, tetapi juga menghubungkannya dengan tantangan kehidupan saat ini, seperti kesenjangan ekonomi, ketidakadilan sosial, kemiskinan, dan tanggung jawab moral dalam kehidupan berbangsa.
Sementara itu, H. Akbar Miswari, S.Sos., akan bertindak sebagai moderator untuk mengarahkan jalannya diskusi agar berlangsung dinamis, interaktif, dan memberikan ruang dialog yang konstruktif bagi seluruh peserta.
Menariknya, panitia juga menyiapkan apresiasi bagi peserta yang aktif menyampaikan pertanyaan maupun pandangan kritis selama diskusi berlangsung.
Tiga penanya terbaik akan memperoleh hadiah voucher pulsa dengan total nilai mencapai Rp1 juta.
Pemberian apresiasi tersebut diharapkan dapat mendorong partisipasi peserta sekaligus membangun budaya diskusi yang tidak hanya berorientasi pada jumlah kehadiran, tetapi juga kualitas pertanyaan dan kedalaman gagasan.
Terbuka untuk Publik, Gratis Melalui Zoom Meeting
DPC PKB Aceh Utara membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan tersebut tanpa dipungut biaya.
Adapun informasi pelaksanaan kegiatan sebagai berikut:
Hari/Tanggal: Jumat, 6 November 2026
Waktu: Pukul 20.00 WIB
Media: Zoom Meeting
Meeting ID: 358 139 3768
Passcode: pkbsatu
Link Zoom: https://us06web.zoom.us/j/3581393768?pwd=119d43fMhiYpeIbbbM0Uy6NvEjxqgN.1
Melalui forum tersebut, masyarakat tidak hanya berkesempatan menyimak pemaparan narasumber, tetapi juga dapat berinteraksi, menyampaikan pertanyaan, serta menguji gagasan melalui dialog terbuka.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kembali tradisi intelektual di tengah masyarakat, ketika ruang publik membutuhkan lebih banyak pertukaran gagasan yang berbasis pengetahuan, argumentasi, dan sikap saling menghargai.
DPC PKB Aceh Utara berharap diskusi tersebut dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi berkembangnya budaya literasi dan pemikiran kritis, khususnya di kalangan generasi muda.
Sebab, masyarakat yang memiliki tradisi membaca dan berdiskusi tidak hanya dituntut mampu memahami persoalan, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengajukan pertanyaan, menguji pemikiran, serta mencari solusi atas berbagai tantangan sosial dan kebangsaan.(asp)


