Jerman Bantu Indonesia Rp 14 Triliun untuk Perangi Covid-19

ASPOST.ID– Jerman menggelontorkan dana sebesar 820 juta euro, atau sekitar Rp. 14 triliun kepada Indonesia dalam upaya membantu memerangi Covid-19. Bantuan ini berupa paket tanggap Covid-19.

“Kami mendukung ekspansi rumah sakit universitas di Makassar dan Malang melalui penambahan fasilitas laboratorium dan unit perawatan intensif. Bersama mitra kami, BAPPENAS, kami bekerja untuk mengoptimalkan sistem asuransi kesehatan Indonesia,” kata Kedutaan Besar Jerman di Jakarta dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Jumat (13/11/2020).

“Namun demikian, porsi terbesar bantuan Covid-19 kami adalah kontribusi kami terhadap CARES I dan CARES II, dua program komprehensif yang terdiri atas langkah-langkah peningkatan ekonomi, pengadaan persediaan medis, serta bantuan terarah untuk kalangan berpendapatan rendah,” sambungnya.

Kedubes Jerman menyatakan, hasil kerja utama Fase I hingga saat ini adalah penciptaan kurang lebih 1,7 juta lapangan kerja baru, mengurangi sebagian dari jumlah pengangguran yang meningkat. Lalu, penyaluran bantuan sosial melalui sistem kupon “food stamp“ digital dan pengurangan tarif listrik, di atas skema yang sudah ada dari negara.

Selan itu, pendanaan 5 juta buah APD, 22 juta buah masker medis, dan 1 juta alat tes cepat dan hari ini berlangsung penandatanganan perjanjian pinjaman untuk CARES II.

Wakil Menteri Keuangan Indonesia, Suahasil Nazara menuturkan, Indonesia menghargai dukungan dan solidaritas dari Jerman selama krisis kesehatan dan ekonomi. “Kami berterima kasih kepada Jerman atas pinjaman 550 juta euro yang diberikan kepada pemerintahan Indonesia untuk Program Covid-19 Active Response and Expenditure Support (CARES) yang didanai bersama dengan ADB dan AIIB,” ujarnya.

“Selain itu, kami mengapresiasi bahwa dukungan lebih lanjut terhadap program CARES dan penguatan sistem kesehatan melalui program pendidikan kedokteran sedang dalam pembahasan. Kerja sama ini dibutuhkan untuk meringankan beban yang diberikan pandemi Covid-19 terhadap masyarakat dan ekonomi kami,” ungkapnya. (sindonews/asp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here