ASPOST.ID- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 20 Universitas Malikussaleh (Unimal) memanfaatkan pohon bambu untuk membuat tempat sampah di Gampong Pucok Alue, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, Rabu (22/6).

Melalui ide kreatif itu, mahasiswa Unimal ini berhasil menjadikan tempat sampah dari pohon bambu yang ada di gampong setempat yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Ketua Kelompok 20 Mahasiswa KKN-PPM Unimal, Wahyu Abadi Siregar yang didampingi 9 anggotanya mengatakan, kebersihan merupakan upaya manusia untuk memelihara diri dan lingkungannya dari segala yang kotoran. Tentunya, dari tujuan budaya hidup bersih dan sehat maka kebersihan merupakan syarat bagi terwujudnya kesehatan.

“Sehat adalah salah satu faktor yang dapat memberikan kenyamanan dan kebahagiaan,”kata
Wahyu Abadi Siregar, mahasiswa dari Program Studi Vokasional Teknik Mesin (PVTM) Universitas Malikussaleh ini kepada aspost.id, Rabu (22/6).

Ia menyebutkan, sebenarnya sampah itu merupakan masalah bagi warga maupun pemerintah, karena sampah dapat menimbulkan berbagai macam masalah. Sampah bisa bersumber dari manapun, baik dari produk industri, rumah tangga, maupun dari lingkungan sendiri.

“Jadi berdasarkan survei yang telah dilakukan, tim melihat banyaknya sampah yang berserakan sehingga tim mempunyai ide untuk membuat program penempatan tong sampah agar masyarakat dapat membuang sampah pada tempatnya,”ucap Wahyu.

Dalam program kerja ini, lanjut dia, mahasiswa KKN-PPM Unimal kelompok 20 membuat tempat sampah organik dan non organik, supaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Kemudian, dengan tersedianya tempat sampah, maka dapat memudahkkan masyarakat untuk membuang sampah dan bisa memilah sampah secara mudah antara sampah organik maupun non origanik.

“Kegiatan ini dilakukan pada minggu pertama KKN-PPM berlangsung, mulai dari menyiapkan bahan yang dibutuhkan serta pengerjaan pengecatan bambu untuk tong sampah, dan pembuatan tempat sampah yang terbuat dari kayu,”ungkapnya.

Menurut dia, program pembuatan dan penempatan tempat sampah ini merupakan program kelompok. Dimana, tempat sampah yang telah dikerjakan sebanyak 5 unit. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih mudah dalam menjangkau tong sampah serta tidak membuang sampah sembarangan lagi.

Sementara itu, Ferdy Saputra S.H., M.H selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan, program kerja yang dilaksanakan kelompok 20 sangat baik dan bermanfaat untuk masyarakat. Setidaknya, mahasiswa datang yang melaksanakan KKN di Gampong Pucok Alue Kecamatan Pirak Timu dapat memberikan energi yang positif untuk masyarakat.

“Jadi fengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan. Apalagi di saat pandemi seperti ini, kita akan terus pantau program kerja kelompok 20, agar selama KKN berlangsung masyarakat dapat merasakan manfaat dari keberadaan adik-adik kelompok 20 di Gampong Pucok Alue Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara,”terangnya. (asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version