ASPOST.ID- Suasana malam Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Lhokseumawe berlangsung semarak dan penuh nuansa religius. Ribuan masyarakat memadati kawasan Masjid Agung Islamic Center Kota Lhokseumawe untuk menyaksikan pelepasan pawai takbir keliling yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Husaini, S.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Selasa (26/5/2026) malam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Lhokseumawe Kompol Salmidin, S.E., M.M., unsur TNI, pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta perwakilan dari empat kecamatan di Kota Lhokseumawe.
Pawai takbir keliling berlangsung meriah dengan iring-iringan puluhan kendaraan berhias ornamen Islami dan gema takbir, tahmid serta tahlil yang menggema sepanjang rute perjalanan. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, baik dari peserta konvoi maupun warga yang memadati sisi jalan untuk menyaksikan kemeriahan malam takbiran.
Rute pawai dimulai dari Islamic Center, melintasi kawasan Tugu Rencong, Jalan Kuta Blang, Masjid Ujong Blang dan kembali finis di titik awal.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Polres Lhokseumawe bersama TNI dan instansi terkait mengerahkan personel pengamanan di sejumlah titik strategis. Aparat terlihat melakukan pengaturan lalu lintas serta pengawalan ketat terhadap rombongan pawai guna mengantisipasi kemacetan dan gangguan keamanan.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Wakapolres Kompol Salmidin, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan malam Idul Adha.
“Kami mengimbau seluruh peserta pawai takbir agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari tindakan yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. Mari bersama-sama menjaga malam takbiran ini tetap aman, damai dan penuh kekhusyukan,” ujarnya kepada awak media.
Ia juga menegaskan bahwa momentum malam takbiran bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi simbol persatuan dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Malam Idul Adha ini menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat nilai-nilai religius dan menjaga harmoni di tengah masyarakat Kota Lhokseumawe,” tambahnya.
Kehadiran unsur Forkopimda dan aparat keamanan dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai pelaksanaan malam takbiran tahun ini berlangsung lebih tertib, aman dan semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Gemuruh takbir yang menggema di seluruh penjuru kota menjadi penanda datangnya Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, sekaligus menghadirkan suasana penuh syukur, persaudaraan dan kedamaian di Kota Lhokseumawe.(asp)


