ASPOST.ID- Di tengah derasnya arus informasi digital dan meningkatnya tuntutan publik terhadap keterbukaan perusahaan, PT Perta Arun Gas (PAG) memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan insan pers di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Annual Media Gathering 2026 yang diikuti sekitar 100 wartawan dari berbagai organisasi media. Kegiatan berlangsung di Multi Purpose Building (MPB), Kompleks Perumahan PAG, Lhokseumawe, Kamis (5/11/2026).
Pertemuan ini tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi tahunan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara perusahaan dan media untuk membangun pemahaman yang lebih terbuka mengenai aktivitas, kontribusi, serta arah pengembangan bisnis PAG.
Dalam kegiatan tersebut, VP Production PAG, Taufik Widayat, menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini turut menyampaikan berbagai informasi mengenai perusahaan kepada masyarakat.
Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam menghubungkan perusahaan dengan publik, terutama dalam menyampaikan perkembangan, inovasi, dan berbagai capaian perusahaan.
“Rekan-rekan media bukan hanya mitra strategis yang membantu menyebarluaskan informasi, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan setiap inovasi dan pencapaian perusahaan kepada masyarakat luas,” ujar Taufik.
Ia berharap komunikasi dan hubungan kemitraan yang telah terbangun dapat terus diperkuat seiring perubahan lanskap media dan perkembangan teknologi informasi.
Sekitar 100 wartawan yang hadir berasal dari sejumlah organisasi profesi dan komunitas jurnalistik, di antaranya Dewan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Aceh (DPP-PWA) bermarkas di Lhokseumawe, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe, PWI Aceh Utara, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Persatuan Wartawan Online (PWO) Lhokseumawe, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lhokseumawe, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lhokseumawe-Aceh Utara, serta Pewarta Foto Indonesia (PFI) Lhokseumawe-Aceh Utara.
Sementara itu, perwakilan PWI Lhokseumawe, Sugito Hasan, mengapresiasi konsistensi PAG dalam membangun komunikasi dengan insan pers. Namun, ia juga menekankan bahwa kemitraan perusahaan dan media harus tetap berjalan dalam koridor profesionalisme jurnalistik.
Menurutnya, hubungan baik antara perusahaan dan wartawan perlu dibangun di atas prinsip keterbukaan, independensi, serta penyampaian informasi berdasarkan fakta.
“Kemitraan yang sudah terjalin lama ini harus terus dijaga. Di sisi lain, wartawan juga memiliki tanggung jawab menyajikan pemberitaan sesuai fakta dan prinsip-prinsip jurnalistik,” kata Sugito.
Dalam sesi pemaparan materi, Manager Technical PAG, Yusriadi, menjelaskan profil bisnis perusahaan, perkembangan operasional, serta arah strategis dan potensi pengembangan usaha PAG ke depan.
Pemaparan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada wartawan mengenai aktivitas dan bisnis perusahaan, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat memiliki konteks dan landasan yang lebih jelas.
Di tengah tuntutan masyarakat terhadap informasi yang cepat, akurat, dan transparan, komunikasi antara perusahaan dan media menjadi salah satu aspek penting dalam membangun kepercayaan publik.
Meski demikian, kemitraan yang sehat tidak hanya diukur dari intensitas pertemuan atau kegiatan bersama, tetapi juga dari konsistensi perusahaan dalam menyediakan akses informasi yang relevan, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui Annual Media Gathering 2026, PAG berharap hubungan komunikasi dengan insan pers semakin kuat dan mampu mendukung penyebarluasan informasi mengenai perkembangan perusahaan serta kontribusinya bagi masyarakat, khususnya di Lhokseumawe dan Aceh Utara.(asp)


