ASPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menggelar pelatihan perawatan dan perbaikan kapal perikanan bagi 30 nelayan dari delapan wilayah pesisir, Senin (25/8). Kegiatan yang dipusatkan di Aula SMK Negeri 6 Perikanan Lhokseumawe ini bertujuan meningkatkan kapasitas teknis nelayan sekaligus mendorong kemandirian dalam operasional di laut.
Pelatihan sehari penuh ini menghadirkan pemateri dari DKP Aceh Utara serta tenaga pengajar dari SMK Negeri 6 Perikanan. Para peserta dibekali pengetahuan teknis dan praktik langsung terkait perawatan mesin kapal, serta memperoleh perlengkapan seperti seragam, toolkit, dan training kit untuk menunjang pembelajaran.
Kegiatan dibuka oleh Bupati Aceh Utara yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dayan Albar, S.Sos., M.AP. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan kerja nelayan, efisiensi operasional, dan keberlanjutan sektor perikanan.
“Pelatihan ini bukan sekadar peningkatan keahlian teknis, tetapi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi keluarga nelayan dan menciptakan SDM perikanan yang profesional serta tangguh,” ujar Dayan.
Ia juga mengusulkan agar pelatihan ke depan dapat melibatkan istri para nelayan, guna memperluas dampak pemberdayaan ekonomi keluarga pesisir.
Sementara itu, Kepala DKP Aceh Utara, Syarifuddin, ST, menekankan pentingnya pengurusan dokumen kapal, terutama penerbitan pas kecil untuk kapal tradisional di bawah 5 GT. Ia juga mendorong nelayan mendaftar ke program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi pekerja sektor kelautan.
Program pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Aceh Utara dalam membangun sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, adaptif, dan berorientasi. (asp)

