ASPOST.ID- Masyarakat pemohon paspor ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe membludak pasca liburan Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah. Sejak mulai aktif kerja ASN dan pegawai BUMN serta kementerian pada Senin 9 Mei lalu hingga sekarang, animo masyarakat pemohon paspor membludak tajam.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe, Fauzi membenarkan jika permintaan paspor meningkat pasca liburan Lebaran Idul Fitri.

“Ya biasanya sebelum lebaran Idul Fitri hanya 30 orang pemohon paspor perhari, sekarang menjadi antara 80 hingga 100 pemohon paspor perhari. Kebanyakan membuat paspor untuk berangkat umrah ke Tanah Suci Arab Saudi dan ke Malaysia, baik melancong, kunjungan keluarga maupun untuk berobat,”ungkap Fauzi.
Ia menyebutkan, syarat membuat paspor bagi masyarakat pemohon sangat mudah dan cukup membawa KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran atau Ijazah atau Buku Nikah serta membayar biaya sebesar Rp 350 ribu. ” Untuk pembayaran bisa langsung ke bank terdekat atau ke kantor Pos. Selanjutnya, setelah perekaman foto tinggal menunggu tiga hari untuk mengambil paspor,”kata Fauzi.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe ini juga menyarankan kepada masyarakat supaya datang sendiri membuat paspor langsung menjumpai petugas Imigrasi dan tidak perlu melalui calo.
Selain itu, lanjut dia, jika melihat ada lonjakkan jumlah pemohon paspor maka pihaknya antisipasi yang pertama telah nsediakan tenda dan tempat duduk yang rapi serta diberikan snack untuk pemohon paspor. (asp)