ASPOST.ID- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe, A. Haris, menyerukan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang memiliki KTP Kota Lhokseumawe serta terdaftar sebagai pemilih untuk menggunakan hak suara pada Pemilihan Keuchik Gampong (Pilchikgam) serentak, Ahad, 20 September 2026.
Seruan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan pesta demokrasi tingkat gampong yang akan berlangsung serentak di 47 gampong yang tersebar di empat kecamatan dalam wilayah Kota Lhokseumawe.
A. Haris menilai partisipasi pemilih menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas dan legitimasi kepemimpinan gampong. Karena itu, ASN dan PPPK yang memenuhi syarat sebagai pemilih diharapkan tidak melewatkan momentum tersebut.
Namun, di balik ajakan menggunakan hak pilih, Sekda menegaskan satu hal yang tidak kalah penting, yakni netralitas aparatur pemerintahan.
Menurutnya, ASN dan PPPK tetap memiliki hak politik untuk menentukan pilihan dalam bilik suara. Akan tetapi, hak tersebut harus dijalankan secara bertanggung jawab dan tidak boleh diwujudkan dalam bentuk keberpihakan, kampanye maupun penggunaan fasilitas serta kewenangan pemerintahan untuk mendukung calon tertentu.
“Dukungan seluruh ASN dan PPPK sangat penting untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pilchikgam serentak ini,”kata A. Haris kepada aspost.id, Senin (14/9).
Ia meminta seluruh aparatur tetap menjaga profesionalitas dan tidak membawa institusi pemerintahan ke dalam kepentingan politik praktis.
Gunakan hak pilih, tetapi tetap jaga netralitas. Pesan tersebut menjadi penekanan utama Sekda kepada jajaran aparatur menjelang hari pemungutan suara.
A. Haris juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Pilchikgam sebagai momentum memperkuat demokrasi di tingkat gampong. Perbedaan pilihan, katanya, merupakan bagian dari proses demokrasi dan tidak seharusnya merusak hubungan persaudaraan serta kerukunan antar warga.
“Silakan gunakan hak pilih sesuai hati nurani. Yang terpenting, seluruh proses dapat berlangsung secara aman, tertib, demokratis dan tetap menjaga persatuan,” pesannya.
Menurutnya, Pilchikgam bukan sekadar agenda memilih sosok keuchik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menentukan arah pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan gampong dalam beberapa tahun ke depan.
Karena itu, masyarakat di 47 gampong diharapkan hadir ke TPS masing-masing dan memberikan suara secara bebas, langsung, umum, rahasia, jujur dan adil sesuai ketentuan yang berlaku.
Tingginya partisipasi pemilih diharapkan dapat memperkuat legitimasi keuchik terpilih sekaligus memberikan mandat yang lebih kuat untuk membangun pemerintahan gampong yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Jangan sampai hak pilih yang dimiliki justru tidak digunakan. Mari bersama-sama menyukseskan Pilchikgam dengan menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan,” demikian pesan Sekda.
Ribuan ASN dan PPPK Berpartisipasi
Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah PNS di Kota Lhokseumawe mencapai 2.960 orang, sementara jumlah PPPK mencapai 3.638 orang, yang terdiri atas PPPK penuh waktu dan PPPK paruh waktu.
Dengan jumlah tersebut, aparatur yang memiliki KTP Lhokseumawe sekaligus memenuhi persyaratan sebagai pemilih menjadi bagian dari potensi pemilih yang dapat turut menyukseskan Pilchikgam serentak 2026.
Pemungutan suara Pilchikgam serentak di 47 gampong dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 20 September 2026.
Momentum tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan keuchik yang memperoleh mandat masyarakat, tetapi juga memperkuat budaya demokrasi, partisipasi publik dan tata kelola pemerintahan gampong di Kota Lhokseumawe. (asp)


