Selama 8 Tahun, Aceh Utara Telah Terima Rp 4,416 Triliun Dana Desa

ASPOST.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, telah menerima Dana Desa (DD) untuk 852 gampong di 27 kecamatan sebesar Rp 4.416.177.155.000 atau Rp 4,416 triliun. Dana desa itu mulai diterima sejak tahun 2015 hingga 2022 ini yang sedang berlangsung proses pencariannya.

Berdasarkan data yang dihimpun Rakyat Aceh, tahun 2022 merupakan tahun ke 8 Aceh Utara menerima kucuran dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dengan rincian, untuk tahun 2015 Aceh Utara menerima dana desa mencapai Rp 222.413.168.000. Tahun 2016 menjadi Rp 498.839.550.000, dan tahun 2017 naik lagi alokasi dana desa menjadi Rp 635.314.441.000.

Kemudian, di tahun 2018 terjadi penurunan dana desa menjadi Rp 562.234.583.000 serta tahun 2019 kembali terjadi kenaikan menjadi
Rp 627.981.678.000 dan tahun 2020 juga naik menjadi Rp 635.545.776.000. Namun, di tahun 2021 dana desa (DD) Aceh Utara, turun menjadi Rp 626.338.212.000 dan di tahun 2022 juga kembali turun menjadi Rp 607.509.747.000

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP2KB) Aceh Utara, Fakruradhi, SH., MH, dikonfirmasi Rakyat Aceh kemarin juga membenarkan alokasi dana desa di Aceh Utara sumber dana dari APBN dalam delapan tahun terakhir ini terjadi naik turun.

Ia mengatakan, sebelum dana desa di transfer ke rekening kas desa maka gampong harus memenuhi beberapa persyaratan sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Memang selama adanya dana desa itu sangat bermanfaat bagi gampong-gampong di Aceh Utara dari sektor infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan kebutuhan lainnya,”kata Fakruradhi.

Disebutkan, sesuai dengan Perpres Nomor 104 Tahun 2021, pada pasal 5 ayat (4) penggunaan Dana Desa Tahun 2022 diatur penggunaannya, yakni program perlindungan sosial berupa bantuan langsung tunai desa paling sedikit 40%.

Program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20%. Dukungan pendanaan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) paling sedikit 8% dari alokasi Dana Desa setiap desa.

Kemudian, Pemerintah Desa atau Gampong hanya bisa mengalokasikan 32% dari Dana Desa untuk memenuhi kebutuhan program sektor prioritas lainnya. (rakyataceh/aspost)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here