ASPOST.ID-Pemerintah Kota Lhokseumawe memutuskan membatalkan surat keputusan (SK) Wali Kota terkait mutasi 11 pejabat eselon II yang dilantik pada Jumat, 8 Juli 2022, malam meugang hari raya Iduladha. Pasalnya, mutasi/rotasi jabatan tersebut tanpa persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Iya, benar, dibatalkan karena tidak ada persetujuan KASN. (Pembatalan SK mutasi itu) Mulai berlaku hari ini. Hari ini akan kita sampaikan kepada 11 pejabat eselon II tersebut,” kata Sekda Lhokseumawe, T. Adnan, menjawab portalsatu.com lewat telepon WhatsApp, Selasa, 19 Juli 2022, siang.
Dengan demikian, kata Adnan, 11 pejabat eselon II yang dilantik pada 8 Juli lalu, mulai hari ini kembali ke posisi/jabatan semula.

Menurut Adnan, pembatalan SK mutasi tersebut hanya untuk eselon II. Sedangkan SK mutasi pejabat eselon IIIa dan IIIb tetap berlaku.
Ditanya soal jabatan Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP) yang dicopot Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, pada Juni 2022 lalu, Sekda Adnan mengatakan pihak KASN sudah menyurati Pemko Lhokseumawe.
“Dan kita sudah menjawab surat tersebut. Sekarang kita tunggu petunjuk dari KASN, jika diminta dikembalikan posisi yang bersangkutan sebagai Kepala DKPPP maka akan kita kembalikan. Kita juga sudah menyampaikan kepada yang bersangkutan untuk bersabar,” ujar Adnan.
Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, kembali memutasi para pejabat eselon II dan III, beberapa hari menjelang berakhir masa jabatannya. Pelantikan para pejabat itu dilakukan Asisten III Sekretaris Kota Lhokseumawe, Said Alam Zulfikar, atas nama Wali Kota, di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lhokseumawe, Jumat, 8 Juli 2022, malam.
Berikut nama-nama pejabat yang dilantik Wali Kota Suaidi Yahya melalui Asisten III Said Alam Zulfikar, sesuai data dikirim Kabag Humas Sekretariat Kota Lhokseumawe, Marzuki, via WhatsApp kepada portalsatu.com, Sabtu (9/7) siang:
Pejabat Eselon 2 (II): Muslim dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial/Dinsos); Safaruddin sebagai Kepala Bappeda (sebelumnya Kepala Dinas PUPR); Ramli menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (sebelumnya Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata/Porapar), Bukhari sebagai Kepala Dinas Pertanahan (sebelumnya Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan), dan Ibrahim menjadi Kepala Dinsos (sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan/PK).
Berikutnya, Zulkifli, S.Ag., sebagai Kepala Dinas PK (sebelumnya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja/Satpol PP), Syafwal menjadi Kepala Dinas Kesehatan (sebelumnya Plt. Kadis Kesehatan), Salahuddin sebagai Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan/DKPPP (sebelumnya Kepala Bappeda), Dr. M. Irsyadi sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan (sebelumnya Kadis Perpustakaan dan Kearsispan), Syoeib menjadi Kepala Dinas Porapar (sebelumnya Kepala DLH).
Informasi diperoleh portalsatu.com, pejabat eselon II lainnya yang dimutasi, Ridwan Jalil menjadi Staf Ahli bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan (sebelumnya Kadis Pertanahan). Sedangkan A. Haris menjadi pelaksana pada Bagian Organisasi alias “nonjob” (sebelumnya Staf Ahli bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan).
Adapun pejabat Eselon 3a yang dilantik yaitu Tuti Sekretaris Bappeda, Syahril Sekretaris Kominfo, Said Bakhtiar Sekretaris PUPR, Lasmita Sekretaris Dinas Pertanahan, Heri Maulana Sekretaris Satpol PP, Rudi Hidayat Camat Muara Dua, Yuswardi Camat Banda Sakti, Danil Kabag Unit Layanan Pengadaan (ULP), Tri Hariadi Sekretaris BPBD, Reza Mahnur Sekretaris DLH, dan T. Mulyadi Sekretaris Dinas Perhubungan.
Eselon 3b: Puspawati Kabid di Dinkes, Khennita Kabid Sosbud Bappeda, Nunung Kabid P2EK Bappeda, Linda Kabid DLH, Yulizar Kabid DLH, dan Rosni Kabid Dinas PK.(portalsatu/aspost)