ASPOST.ID- Malam pertama Ramadhan 1447 Hijriah menghadirkan suasana berbeda di Masjid Al-Fitrah Korem 011/Lilawangsa. Di bawah cahaya lampu yang menerangi komplek militer, derap langkah prajurit berbaur dengan warga sipil, menyatu dalam saf-saf panjang shalat tarawih, Rabu malam (18/2/2026).

Sejak usai Magrib hingga Isya berjamaah, halaman dan ruang utama masjid dipadati jamaah. Tidak hanya keluarga besar TNI, masyarakat dari berbagai penjuru Kota Lhokseumawe turut hadir, menciptakan pemandangan yang merefleksikan semangat kebersamaan di awal bulan suci.

Penetapan 1 Ramadhan 1447 H oleh pemerintah yang jatuh pada Kamis 19 Februari 2026 menjadi penanda dimulainya rangkaian ibadah. Namun di masjid yang berada di lingkungan Korem 011/Lilawangsa itu, makna Ramadhan terasa lebih dari sekadar momentum religius, ia menjelma ruang pertemuan sosial antara institusi pertahanan dan masyarakat.

Suasana tarawih berlangsung khidmat, tampak Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 011 PD IM, Ny Dini Imran serta para pejabat TNI bersama keluarga besar dan masyarakat.

Dalam keterangannya, Kolonel Inf Ali Imran yang juga putra kelahiran Aceh ini menegaskan bahwa Masjid Al-Fitrah terbuka untuk umum, baik untuk shalat lima waktu maupun tarawih selama Ramadhan.
“Ramadhan adalah awal yang baik untuk memperkuat kebersamaan. Korem 011/Lilawangsa berkomitmen terus memberi manfaat dan menghadirkan ruang yang inklusif bagi masyarakat,” ujarnya.

Saf-saf jamaah malam itu memperlihatkan keberagaman usia dari lansia yang datang lebih awal demi mendapatkan tempat di barisan depan, hingga anak-anak yang dengan antusias mengikuti orang tua mereka. Di sela lantunan ayat suci, tampak wajah-wajah penuh harap menyambut bulan penuh ampunan.

Tarawih perdana ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan simbol kedekatan TNI dan rakyat di wilayah Aceh. Di Masjid Al-Fitrah, Ramadhan dibuka dengan pesan yang sederhana namun kuat, kebersamaan adalah fondasi utama dalam menjaga harmoni, baik di dalam ibadah maupun dalam kehidupan berbangsa. (red)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version