ASPOST.ID- Panggung pemilihan Agam Inong Duta Wisata Kabupaten Aceh Utara 2026 menjadi momentum gemilang bagi Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL). Mutmainnah, mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung (TRKBG), berhasil meraih Juara I kategori Inong, sekaligus menegaskan dominasi kampus vokasi tersebut dalam ajang prestisius promosi pariwisata daerah.

Tidak hanya di posisi puncak, PNL juga mengamankan sejumlah gelar strategis di kategori Inong. Asmaul Husna dari Jurusan Teknik Kimia (Prodi Teknologi Pengolahan Minyak dan Gas/TPMG) meraih Intelegensia Inong. Sementara itu, Raudha Rachel Alyssa dari Jurusan Bisnis (Prodi Akuntansi Sektor Publik/ASP) dinobatkan sebagai Wakil II Inong, diikuti Renia Anjani sebagai Wakil III, serta Raisa Amanda Putri sebagai Wakil IV Inong.

Di kategori Agam, kontribusi PNL juga menonjol. Muhammad Alfaraby dari Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer (Prodi Teknik Informatika) meraih Wakil II Agam. Ryan Oryza dari Prodi Teknologi Rekayasa Komputer dan Jaringan (TRKJ) menempati posisi Wakil V, sementara Hafiz Raiyan dari Jurusan Teknik Elektro (Prodi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol/TRIK) menyabet predikat Agam Berbakat dan Favorit.

Capaian kolektif ini menegaskan peran aktif PNL dalam mendorong mahasiswa tampil sebagai representasi generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kapasitas komunikasi, wawasan budaya, dan daya saing di ruang publik.

Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, ST., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., melalui Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ir. Syukri, ST., MT, menilai prestasi tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan berkelanjutan yang terstruktur di lingkungan kampus.

“Mahasiswa dibekali tidak hanya kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan komunikasi dan pemahaman kebudayaan sebagai fondasi untuk tampil sebagai duta daerah,” ujar Syukri.

Menurutnya, ajang duta wisata menjadi ruang strategis dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepercayaan diri mahasiswa. Ia menegaskan, pengalaman kompetisi memperkaya kemampuan adaptasi generasi muda dalam menghadapi dinamika ruang publik.

“PNL mendorong mahasiswa untuk berani tampil dan mengambil peran strategis. Kami ingin lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta kemampuan komunikasi yang kuat,” katanya.

Prestasi ini diharapkan menjadi katalis bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri, sekaligus memperkuat kontribusi PNL dalam promosi pariwisata dan budaya Kabupaten Aceh Utara di tingkat nasional.

Sejalan dengan itu, PNL menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang berakhlak, inovatif, unggul, dan berdaya saing global sebuah peran strategis perguruan tinggi vokasi dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional. (asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version