ASPOST.ID- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan vokasi Aceh. Mahasiswa Program Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur, Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Lhokseumawe, Ilham Surya, berhasil meraih Juara I Tingkat Nasional pada kategori CAD-CAM Milling Advanced dalam ajang bergengsi National CAD-CAM Competition 2026 yang digelar di Politeknik Manufaktur Bandung pada 5–6 Mei 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kualitas pendidikan vokasi PNL dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang teknologi manufaktur modern. Di tengah persaingan ketat peserta terbaik dari berbagai politeknik dan perguruan tinggi vokasi se-Indonesia, Ilham Surya tampil impresif dengan kemampuan desain, analisis, dan pemrograman manufaktur berbasis CAD-CAM tingkat lanjut yang presisi dan kompetitif.
Kompetisi ini sendiri dikenal sebagai salah satu ajang paling bergengsi di bidang manufaktur digital dan rekayasa mesin, karena menuntut peserta memiliki kemampuan tinggi dalam desain teknik, simulasi produksi, hingga pengoperasian sistem manufaktur modern berbasis komputer.
Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Rizal Syahyadi, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian mahasiswa Teknik Mesin tersebut. Menurutnya, kemenangan Ilham bukan hanya sekadar prestasi individu, tetapi menjadi simbol keberhasilan transformasi pendidikan vokasi yang terus dibangun PNL.
“Ini bukan sekadar kemenangan mahasiswa, tetapi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan talenta yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan global. Mahasiswa PNL hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai yang terbaik,” ujarnya.
Ia menambahkan, PNL terus memperkuat sistem pembelajaran berbasis industri dengan mengintegrasikan teori, praktik laboratorium, proyek riil, dan kompetisi nasional sebagai bagian dari proses pembentukan kompetensi mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Mesin PNL, Hamdani, menilai keberhasilan tersebut lahir dari proses pembinaan yang konsisten dan budaya disiplin yang terus ditanamkan di lingkungan akademik.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, pembinaan terarah, dan keberanian untuk berkompetisi akan selalu membuka jalan menuju capaian tertinggi,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Jurusan Teknik Mesin PNL akan terus memperkuat pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi industri agar mahasiswa memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja modern.
Di sisi lain, dosen pendamping, Bukhari, mengungkapkan bahwa keberhasilan Ilham merupakan hasil dari proses panjang yang penuh disiplin, latihan intensif, dan evaluasi berkelanjutan.
“Ilham menunjukkan dedikasi luar biasa sejak awal persiapan. Ia menjalani setiap tahapan dengan serius hingga akhirnya mampu berdiri di podium tertinggi nasional,” ungkapnya kepada aspost.id, Jum’at (8/5).
Prestasi ini sekaligus mempertegas eksistensi mahasiswa Teknik Mesin PNL sebagai bagian dari generasi vokasi unggul Indonesia. Dari Lhokseumawe, Aceh, nama PNL kembali bergema di tingkat nasional, membawa pesan bahwa kerja keras, inovasi, dan ketekunan akan selalu menemukan jalannya menuju prestasi terbaik.(asp)

