Pos-pos Terbaru
- PIM Tanam 600 Mangga Kiojay di Aceh Utara, Kampung Madat Diproyeksikan Jadi Sentra Ekonomi Baru
- Dekranasda Aceh Pacu Inovasi Perajin Aceh Utara: Batik Motif Lokal Dibidik Tembus Pasar Internasional
- Blang Poroh Tembus Tiga Besar Lomba Gampong Merah Putih, Gotong Royong Warga Berbuah Prestasi
- Jalaluddin Pilih Tanpa Tim Sukses, Keuchik Harus Jadi Pemimpin untuk Semua Warga Uteunkot
- Warga Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah, Polisi Duga Tersambar Petir
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- PIM Tanam 600 Mangga Kiojay di Aceh Utara, Kampung Madat Diproyeksikan Jadi Sentra Ekonomi Baru
- Dekranasda Aceh Pacu Inovasi Perajin Aceh Utara: Batik Motif Lokal Dibidik Tembus Pasar Internasional
- Blang Poroh Tembus Tiga Besar Lomba Gampong Merah Putih, Gotong Royong Warga Berbuah Prestasi
- Jalaluddin Pilih Tanpa Tim Sukses, Keuchik Harus Jadi Pemimpin untuk Semua Warga Uteunkot
- Warga Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Tengah Sawah, Polisi Duga Tersambar Petir
- Dari Imum Gampong ke Pilchikgam 2026, Tgk. H. Zulfikar IS Bawa Rekam Jejak 15 Tahun Pengabdian
- Dari Aceh ke Panggung Nasional, Misran Fuadi Ikut Technical Meeting MTQ Nasional XXXI di Kemenag RI
- STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe Bersiap Naik Kelas,Abdul Gani Bidik Status Institut
Penulis: Redaksi
ASPOST.ID- Pemerintah pusat memastikan bahwa dana kebencanaan untuk wilayah Aceh telah tersedia dan ditransfer sejak awal Januari 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, persoalan utama dalam percepatan pemulihan pasca bencana bukan terletak pada ketersediaan anggaran, melainkan pada lambannya eksekusi belanja oleh pemerintah daerah. Secara keseluruhan, dana yang ditransfer pemerintah pusat ke Aceh pada Januari 2026 mencapai Rp1,279 triliun. Menurut Purbaya, jumlah tersebut lebih dari cukup untuk menggerakkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi apabila pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret. “Daerah sebenarnya cukup memiliki uang tunai untuk bergerak jika mau. Kendalanya bukan soal dana,” ujar Purbaya. Selain mendorong percepatan belanja daerah,…
ASPOST.ID- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Balai Pengajian Darul Abrar yang berlokasi di Gampong Meunasah Alue, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (12/1). Peletakan batu pertama tersebut dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Muhammad Yunus, S.Hi, bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Utara, Tgk. H. Abdul Manan akrab disapa Abu Manan. Pembangunan Balai Pengajian Darul Abrar bertujuan untuk menyediakan sarana pembelajaran ilmu agama Islam bagi masyarakat sekitar. Balai pengajian ini nantinya…
ASPOST.ID- Pemerintah Kota Lhokseumawe resmi memulai pembangunan Sekolah Rakyat (SR) senilai Rp 250 miliar yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut. Proyek ambisius ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang digelar pada Senin (12/1) di Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH, yang memimpin acara tersebut, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat ini adalah langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, pembangunan ini merupakan komitmen pemerintah dalam menjamin hak dasar masyarakat di bidang pendidikan. “Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata kehadiran negara…
“47 Hari Pasca Bencana, Rimba yang Terluka Mengirim Pesan Sunyi” ASPOST.ID- Sungai-sungai di Aceh tak lagi hanya mengalirkan air. Arus keruh yang bercampur pasir kini membawa batang-batang kayu raksasa, sebagian berdiameter lebih besar dari pelukan orang dewasa. Kayu-kayu ini datang tanpa suara, namun menyimpan kisah panjang tentang hutan yang kehilangan penjaganya. Empat puluh tujuh hari telah berlalu sejak bencana alam menerjang 18 kabupaten/kota di Aceh. Ribuan rumah hancur, sebagian hilang begitu saja, sementara yang lainnya rusak parah, sedang, atau ringan. Lumpur setinggi atap rumah perlahan mengering, namun banyak daerah yang masih belum dibersihkan oleh pemerintah. Puluhan ribu warga masih bertahan…
ASPOST.ID-Jembatan gantung yang menghubungkan sejumlah gampong di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan putus total akibat diterjang banjir bandang pada November 2025. Jembatan Gantung Gampong Rambong Payong itu mengalami kerusakan parah hingga hancur dan hanyut terbawa arus deras sungai dari hulu. Putusnya jembatan tersebut menyebabkan lumpuhnya aktivitas masyarakat di beberapa gampong. Warga Gampong Lhok Bayu dan Gampong Krueng Baro kini terisolasi karena jembatan itu merupakan satu-satunya akses penghubung antarwilayah. Untuk menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk keperluan ekonomi, pendidikan, dan akses layanan kesehatan, warga terpaksa menggunakan rakit sederhana dengan risiko keselamatan yang tinggi. Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Pase, mengatakan…
ASPOST.ID- Tim Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) dari Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI turun langsung memberikan dukungan psikososial kepada penyintas banjir di Gampong Simpang Tiga dan Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental masyarakat terdampak. Penanggung Jawab Health Emergency Operational Center (HEOC) Aceh Utara, dr. Maidar, M.Kes., mengatakan pemulihan psikososial merupakan komponen penting dalam respons darurat kesehatan. “Pemulihan penyintas banjir diarahkan secara menyeluruh, termasuk aspek kesehatan mental. Untuk itu, dukungan psikososial terus kami perkuat melalui kolaborasi antara Pemerintah Daerah…
ASPOST.ID- Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa mengunjungi Kantor Wilayah Bea dan Cukai Aceh di sela agenda Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah di Provinsi Aceh, Sabtu (11/1/2026). Kunjungan yang berlangsung di Gedung Kanwil Bea dan Cukai Aceh tersebut disambut langsung oleh Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh Bier Budy Kismulyanto, didampingi para kepala satuan kerja Bea Cukai se-Aceh, pejabat struktural, serta seluruh pegawai di lingkungan Kanwil Bea Cukai Aceh. Turut hadir Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe Agus Siswadi bersama jajaran pejabat pengawas dan staf. Kehadiran tersebut mencerminkan dukungan aktif…
ASPOST.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Arafat Ali, S.E., M.M., mengusulkan agar pemerintah memberikan bantuan atau kompensasi khusus kepada keluarga korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada 26 November 2025. Arafat menegaskan, kompensasi tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran dan kepedulian negara terhadap masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya akibat bencana alam. “Pemerintah harus memberikan kompensasi kepada keluarga korban meninggal dunia sebagai bentuk perhatian negara. Korban yang meninggal bisa saja merupakan tulang punggung keluarga, seperti orang tua, anak, istri, atau suami. Jika bantuan disalurkan melalui Kementerian Sosial, tentu dapat dimanfaatkan…
ASPOST.ID- Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kementerian, Lembaga dan Daerah Tahun 2025, Pemko Lhokseumawe meraih nilai indeks 4,31 dan masuk dalam kategori A-. Penilaian tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia, yang mencerminkan kualitas pelayanan publik yang prima, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kota Lhokseumawe di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., dan Wakil Wali Kota Husaini, S.E., dalam mendorong reformasi birokrasi, peningkatan kinerja aparatur, serta transformasi pelayanan publik…
ASPOST.ID- Wali Kota Lhokseumawe secara mengejutkan mencopot tiga pejabat eselon II Pemerintah Kota Lhokseumawe di awal tahun 2026. Kebijakan tegas ini memantik tanda tanya publik, terlebih dilakukan di tengah kondisi belum cairnya gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk wali kota, wakil wali kota, hingga 25 anggota DPRK Lhokseumawe pada Januari 2026. Tiga pejabat yang dibebastugaskan tersebut merupakan pejabat lama yang telah bertahun-tahun menduduki jabatan strategis, yakni Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dedi Irfansyah, ST, MT, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Mohammad Rizal, S.Sos, M.Si, serta Kepala Dinas Sosial Muslim Yusuf, S.Sos.…
