ASPOST.ID- Banjir bandang yang melanda Kecamatan Sawang, Aceh Utara, khususnya di Dusun Lhok Pungki, Gampong Gunci, mengakibatkan kerusakan parah dan memusnahkan tempat tinggal 298 jiwa warganya. Ketinggian air yang mencapai lima meter merendam pemukiman warga, menghancurkan hampir seluruh rumah di dusun tersebut, dan mengubah lanskap menjadi lautan lumpur.
Keuchiek Gampong Gunci, Fazir Ramli, melaporkan bahwa meskipun sebagian warga berhasil mengungsi ke Dusun Paya Rubeik sebelum banjir datang, tak ada lagi rumah yang berdiri di Lhok Pungki setelah air surut. “Setelah banjir surut, kami tak menemukan satu pun rumah warga di sana. Semuanya hancur dan tertimbun lumpur. Dusun ini kini hilang,” ungkapnya kepada aspost.id, pada Sabtu (13/12).

Dari 84 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Dusun Lhok Pungki, hanya dua unit rumah yang tersisa, namun keduanya rusak parah dan tidak dapat dihuni lagi. “Dusun ini kini sudah tak bisa lagi dijadikan pemukiman, bahkan kini menjadi bagian dari aliran sungai,” tambahnya.
Selain Lhok Pungki, enam dusun lain di Gampong Gunci juga turut diterjang banjir. Meskipun dampaknya tidak sedalam di Lhok Pungki, banyak rumah dan lahan pertanian rusak, serta kendaraan-kendaraan tenggelam. Warga dari enam dusun lainnya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Ratusan warga kehilangan harta benda, lahan pertanian dan kebun rusak, serta kendaraan mereka tenggelam. Kami sangat membutuhkan bantuan darurat, seperti sembako, air bersih, tenda, dan matras,” kata Fazir Ramli, yang juga menyoroti kebutuhan mendesak untuk hunian sementara bagi para korban, mengingat bulan suci Ramadhan yang semakin dekat.

Di tengah bencana ini, satu warga Lhok Pungki, Ayah Wa, masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan. Pemerintah setempat bersama pihak-pihak terkait kini sedang mengupayakan bantuan darurat dan relokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Kejadian ini menggambarkan betapa besar dampak bencana alam di Aceh Utara, yang memerlukan perhatian dan dukungan cepat dari berbagai pihak untuk meringankan beban warga dan membantu pemulihan daerah terdampak. (asp)

