ASPOST.ID-Pj Wali Kota Lhokseumawe A.Hanan yang baru saja lepas sambut dengan Pj Wali Kota lama, Imran pada Sabtu (23/12/2023) malam di halaman Kantor Walikota Lhokseumawe.

Namun, di hari pertamanya berada di Lhokseumawe, pada Ahad (24/12/2023), Pj Wali Kota A.Hanan harus langsung turun bekerja untuk memantau situasi dan kondisi banjir yang terjadi di empat kecamatan di Lhokseumawe. Hujan berlangsung dari semalam dan paling deras terjadi dipagi hari hingga sekarang belum berhenti.

Pusat Kota Lhokseumawe, di Kecamatan Banda Sakti, sepertinya terparah direndam banjir, akibat hujan deras terus mengguyur wilayah bekas petro dollar itu. Sejumlah ruas jalan utama di Lhokseumawe, ikut terendam diantaranya jalan Perdagangan, Suka Ramai, Darussalam, Samudera, Antara, jalan Tgk Chik Ditiro, Simpang Kuta Blang, Simpang Kantor Pos, Gudang Baru dan sejumlah jalan lainnya.

Ratusan rumah warga dan perkantoran di Lhokseumawe tak luput dari genangan banjir, dengan ketinggian air pemukiman warga mendekati 1 meter dilokasi-lokasi tertentu.

Kantor Pusat Persatuan Wartawan Aceh (PWA) yang berada di Jalan Samudera Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, dalam 7 tahun terakhir baru kali ini pada Ahad, 24 Desember 2023, terparah direndam banjir. Begitu juga Kantor LPD Aceh yang berada bersebelahan dengan kantor PWA.

“Kalau di halaman kantor airnya sudah setinggi jalan sekitar 60 centimeter, sedangkan di dalam ruangan air tergenang antara 5 hingga 10 centimeter. Jadi selama 7 tahun kami menempati kantor PWA di Kampung Jawa Lhokseumawe, baru tahun ini air masuk kedalam ruangan, artinya ini banjir terparah di Lhokseumawe,” ucap Pengurus PWA Pusat Yuswal, kepada awak media, Ahad (24/12).

Ia mengatakan, kantor PWA dan LPD Aceh berada daratan rendah, karena lebih tinggi jalan daripada bangunan gedung bekas Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Utara yang ditempati PWA selama ini.

“Tadi kami sudah memantau kondisi banjir kantor PWA, dan memindahkannya barang-barang yang berada diatas lantai ke tempat lebih tinggi, dari genangan banjir,”ucap Yuswal.

Disebutkan, hingga saat ini banjir masih menggenangi kantor pusat Persatuan Wartawan Aceh (PWA). Ia berharap, air cepat surut dan malam ini tidak hujan lagi. (asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version