Jama’ah Syiar Muhibah Subuh Lhokseumawe Kecam Pendeta Abraham

ASPOST.ID- Jama’ah Syiar Muhibah Subuh (SMS) Kota Lhokseumawe Aceh, menyampaikan pernyataan sikap terkait dengan ujaran kebencian dan penistaan agama oleh Pendeta Abraham Moses melalui media.

Dengan mengucapkan, Bismillahirrahmanirrahim.
Kami muslimin dan muslimat Jama’ah Syiar Muhibbah Subuh (SMS) Kota Lhokseumawe Aceh, dengan ini menyampaikan surat terbuka kepada seluruh Lembaga Negara yang terkait, dalam bentuk pernyataan sikap sbb:

  1. Kami mencintai NKRI dan taat kepada Konstitusi Negara Republik Indonesia, berdasarkan Panca Sila dan UUD 1945.
  2. Kami mematuhi dan menghormati sikap toleransi antar umat beragama berdasarkan Pasal 29 ayat 1 dan ayat 2 UUD 1945.
  3. Kami senantiasa menjaga kerukunan, keyamanan dan ketentraman bagi kaum minoritas yang non muslim di daerah kami.
  4. Kami mendukung upaya pemerintah untuk menjaga serta melindungi hak dan privasi setiap pemeluk agama demi terciptanya kerukunan antar umat beragama.
  5. Maka oleh sebab itu, kami mengutuk keras perkataan yang diucapkan oleh Pendeta Abraham Moses atau Saifuddin Ibrahim berupa tuduhan dan ujaran kebencian yang tidak berdasar dan telah melukai hati kami umat Islam.

Adapun perkataan yang sangat keji yang diucapkan dalam beberapa potongan kalimat sbb:

“Kaum kadrun kaum islam sontoloyo.”
“Pesantren itu melahirkan kaum radikal semua.”
“Ada 300 ayat Al-Quran yg memicu hidupnya intoleran, memicu hidup radikal dan membenci orang lain karena beda agama, harus diskip atau direvisi atau dihapuskan dari Aĺ-Quran Indonesia.”
“Semua teroris itu datangnya dari Pesantren.”

6.Perkataannya tersebut telah melukai hati dan mendidihkan darah kami umat Islam Indonesia. Maka dengan ini kami meminta kepada pihak yang berwenang untuk menangkap dan melakukan proses hukum kepada yang bersangkutan sesuai dengan undang undang dan aturan hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu.

7. Kami mengajak kepada seluruh umat beragama di Indonesia agar senantiasa menjaga kerukunan dan ketentraman bagi semua pihak untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan keyakinan antar sesama ummat beragama.

Demikian kami buat surat terbuka dalam bentuk pernyataan sikap ini dan kami tujukan kepada seluruh Lembaga Negara Repulik Indonesia yang terkait. Wassalam. Pernyataan sikap muslimin dan muslimat itu dibacakan oleh Khadim Jama’ah Syiar Muhibbah Subuh (SMS) Lhokseumawe, Tgk. Ali Basyah.

Lhokseumawe, 20 Maret 2022. A/n Muslimin & muslimat jama’ah Syiar Muhibbah Subuh (SMS) Kota Lhokseumawe Aceh. (asp/ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here