ASPOST.ID- Tahapan Pemilihan Keuchik Gampong (Pilchikgam) Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, mulai memasuki fase penting. Menjelang pelaksanaan pemungutan suara yang dijadwalkan pada 20 September 2026, suasana demokrasi di gampong semakin terasa dengan hadirnya empat bakal calon (balon) Keuchik yang siap bersaing menawarkan visi dan program terbaik bagi kemajuan Gampong Blang Poroh.

Keempat balon Keuchik tersebut yakni Bustami,Ziaulhadi,Abdullah dan M. Rasyid Bin Has.

Masing-masing bakal calon diharapkan dapat menyampaikan gagasan, visi, dan misi secara santun kepada masyarakat selama tahapan Pilchikgam berlangsung, sehingga warga memiliki kesempatan memilih pemimpin yang dinilai paling mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi gampong.

Penjabat (Pj) Keuchik Gampong Blang Poroh, Basri, yang akrab disapa Pak Nek, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pilchikgam sebagai pesta demokrasi yang damai, bermartabat, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Menurut Basri, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, kebersamaan dan persaudaraan harus tetap menjadi prioritas utama setelah proses pemilihan selesai.

“Mari kita sukseskan Pilchik Gampong Blang Poroh dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan saling menghormati. Jangan sampai perbedaan pilihan memutus tali silaturahmi yang telah terjalin selama ini,” ujar Basri kepada aspost.id, Selasa (14/7).

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Gampong bersama Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) berkomitmen menjalankan seluruh tahapan Pilchik secara jujur, adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Seluruh bakal calon juga akan memperoleh hak dan kesempatan yang sama selama proses pemilihan berlangsung.

Basri menambahkan, netralitas aparatur gampong menjadi salah satu prinsip yang terus dijaga agar masyarakat memiliki kepercayaan penuh terhadap penyelenggaraan Pilchik.

“Kami ingin seluruh masyarakat merasa nyaman dan yakin bahwa Pilchik ini benar-benar menjadi milik masyarakat, bukan milik kelompok tertentu. Karena itu, kami akan menjaga netralitas dan profesionalisme dalam setiap tahapan,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh tim pendukung maupun simpatisan keempat balon Keuchik agar mengedepankan etika politik yang santun, tidak menyebarkan informasi yang dapat memicu konflik, serta menghindari kampanye yang bersifat provokatif maupun saling menjatuhkan.

Pilchik Gampong Blang Poroh dinilai menjadi momentum strategis untuk melahirkan pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen membangun gampong secara berkelanjutan. Partisipasi aktif masyarakat dalam menggunakan hak pilih juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat gampong.

Dengan semangat “Damai, Bermartabat, dan Berjaya”, masyarakat Blang Poroh diharapkan dapat bersama-sama menyukseskan Pilchikgam 2026 sehingga berlangsung aman, lancar, kondusif, dan menghasilkan Keuchik terbaik yang mampu membawa Gampong Blang Poroh menuju pembangunan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (*)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version