ASPOST.ID-Pemilihan Keuchik Gampong (PilchikGam) Serentak 2026 di Kota Lhokseumawe menghadapi tantangan serius. Tiga hari menjelang berakhirnya masa pendaftaran bakal calon keuchik, masih terdapat lima gampong yang masing-masing baru memiliki satu bakal calon. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas kompetisi demokrasi di tingkat gampong.

Apabila hingga batas akhir pendaftaran pada Kamis, 16 Juli 2026, tidak ada tambahan pendaftar, proses pemilihan di gampong tersebut berpotensi tidak dapat dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Merespons situasi tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Lhokseumawe terus menggencarkan sosialisasi dan mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk ikut berpartisipasi sebagai calon keuchik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMG Kota Lhokseumawe, Safriadi, mengatakan hingga Senin (13/7/2026), lima gampong yang baru memiliki satu bakal calon keuchik adalah Gampong Lhok Mon Puteh, Seuneubok, Paloh Punti, Blang Weu Panjoe, dan Ulee Jalan.

“Kondisi ini menjadi perhatian serius. Jika hingga penutupan pendaftaran hanya terdapat satu calon, maka tahapan pemilihan tidak dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Safriadi kepada ASPOST.ID, Senin (13/7).

Menurutnya, momentum ini menjadi kesempatan bagi putra-putri terbaik di setiap gampong untuk tampil mengambil peran sebagai pemimpin yang mampu membawa perubahan dan mempercepat pembangunan desa.

DPMG menegaskan bahwa jabatan keuchik bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar untuk mengelola pemerintahan gampong secara transparan, memperkuat pelayanan publik, mengoptimalkan pemanfaatan dana desa, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, masyarakat yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, dan komitmen membangun gampong diharapkan tidak ragu mendaftarkan diri sebelum masa pendaftaran berakhir.

“Kami mengajak seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan agar berani mengambil bagian. Membangun gampong adalah tanggung jawab bersama. Inilah saatnya berkontribusi menghadirkan kepemimpinan yang visioner, amanah, dan mampu membawa gampong menjadi lebih maju, mandiri, serta sejahtera,” kata Safriadi.

DPMG optimistis antusiasme masyarakat masih dapat meningkat pada hari-hari terakhir pendaftaran sehingga setiap gampong memiliki lebih dari satu kandidat. Dengan demikian, proses demokrasi dalam Pemilihan Keuchik Serentak Kota Lhokseumawe Tahun 2026 dapat berlangsung kompetitif, sehat, dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin terbaik bagi gampongnya.(asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version

Error occurred