ASPOST.ID- Menjelang berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara, Raidin Pinim bersama wakilnya Bukhari akan berakhir pada Oktober mendatang.
Untuk mengisi kekosongan jabatan bupati, maka Menteri Dalam Negeri (Mendagri) akan menunjukkan seorang Penjabat (Pj) Bupati untuk menjalankan roda pemerintahan Aceh Tenggara, seperti provinsi dan kabupaten/kota lainnya di Indonesia.
Kini, nama Mhd Ridwan belakangan ramai dibicarakan dan digadang-gadang menjadi calon kuat Pejabat (Pj) Bupati Aceh Tenggara.
Jabatanya, sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tenggara, sosok Mhd Ridwan bukan tidak mungkin jadi pilihan terkuat untuk melanjutkan kekosongan kepemimpinan Bupati Aceh Tenggara, pasca masa jabatan bupati periode 2017 – 2022 akan berakhir pada Oktober 2022.
” Kalau kecakapan dalam memimpin, tentu Sekda MHD. Ridwan sudah melalui fit and proper test, tidak ada yang lain,” kata Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Aceh (PWA) Aceh Tenggara”, ungkap M.Nauval dalam keterangannya kepada awak media, Senin (12/9).
Ia mengatakan, Ridwan adalah sosok yang tepat sebagai pejabat yang telah mengerti dan memahami tatanan kelola Pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara. Bahkan, Ridwan juga adalah putra terbaik daerah kabupaten Aceh Tenggara yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
“Posisi Sekda merupakan pejabat paling senior dan menguasai pemerintahan di daerah, termasuk kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Jadi pandangan kami dari organisasi wartawan lokal Aceh yakni PWA, Pak Mhd.Ridwan sangat memungkinkan untuk mengisi kekosongan pejabat bupati daerah tersebut.
” Kalau memang nantinya Sekda dipercayakan jabat Pj. Bupati Aceh Tenggara dipastikan tidak akan lama beradaptasi dan akan segera membuat ritme dari roda Pemerintahan berjalan dengan cepat, untuk meneruskan agenda Pemerintah Daerah yang tentunya lebih merakyat,”terangnya.
Apalagi, saat ini kriteria yang dibutuhkan oleh Aceh Tenggara adalah seperti Mhd Ridwan, karena legitimasi serta pengetahuannya dalam mengelola administrasi daerah tentu sudah terbukti.
Namun demikian, lanjut Nauval yang juga putra kelahiran Kota Lhokseumawe ini, siapa pun nantinya ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Bupati Aceh Tenggara, merupakan orang terbaik yang dipilih dan ditunjuk Menteri Dalam Negeri untuk menjalankan roda Pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara. (asp/ril)


