ASPOST.ID- Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe, menggelar simulasi pemungutan penghitungan suara dan uji coba penggunaan aplikasi Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi), pada Selasa (30/1) pagi.
Kegiatan itu berlangsung di halaman Kantor KIP setempat di Gampong Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Ketua KIP Kota Lhokseumawe Abdul Hakim, S.E., M.S.M., Selasa (30/1), menyampaikan, simulasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas penyelenggara pemilu di tingkat gampong. Baik itu Panitia Pemungutan Suara (PPS) maupun Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
“Yang menjadi peserta pemilih dalam simulasi itu, kita pilih secara ajak, ada KPPS, PPS dan PPK, unsur pimpinan partai politik dan pihak terkait lainnya serta pelajar,”terangnya.
Ia mengatakan, surat suara yang digunakan merupakan surat suara dummy dan bukan surat suara asli
“Kita perlu memberikan sosialisasi kepada berbagai pihak terkait bagaimana proses mekanisme penggunaan aplikasi Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi),”katanya.
Disebutkan, Sirekap merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk menginput secara langsung hasil perolehan suara pada setiap jenis suara pemilih pada hari Pemilu 14 Februari 2024, setelah proses pemungutan penghitungan dan rekapitulasi data.
Selain itu, lanjut dia, tahapan yang paling penting akan di lakukan pihaknya adalah pendistribusian logistik pemilu ke TPS di 68 gampong di empat kecamatan di kota Lhokseumawe, melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk diteruskan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada H-1.
Abdul Hakim juga mengajak kepada masyarakat Kota Lhokseumawe yang sudah memiliki hak pilihnya agar datang ke TPS pada 14 Februari mendatang, untuk memberikan hak suaranya dalam Pemilu 2024. Baik itu, untuk memilih presiden, DPD- RI, DPR-RI, DPR Aceh maupun anggota DPRK Lhokseumawe. (asp)
