ASPOST.ID — Musibah kebakaran melanda satu unit rumah milik Junaidi di Dusun Lam Lhoh Angen, Gampong Meunasah Blang Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Sabtu (24/10/2026). Respons cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api, sementara BPBD bersama Dinas Sosial bergerak memberikan bantuan darurat kepada keluarga terdampak.
Informasi kebakaran diterima petugas pada pukul 14.40 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu A Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kota Lhokseumawe yang dipimpin Komandan Regu Iskandar langsung menuju lokasi dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu kendaraan pikap Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD.
Setibanya di lokasi, petugas bersama unsur terkait segera melakukan upaya pemadaman secara terkoordinasi. Setelah sekitar 45 menit penanganan, api berhasil dipadamkan.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi guna memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Respons Darurat Berlanjut ke Bantuan Korban
Penanganan tidak berhenti setelah api berhasil dijinakkan. Pada hari yang sama, TRC BPBD Kota Lhokseumawe menyalurkan bantuan masa panik sekaligus memasang tenda bagi keluarga yang terdampak kebakaran.
Penyerahan bantuan dilakukan BPBD bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Safriadi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak keluarga korban setelah rumah mereka dilanda kebakaran.
“Semoga bantuan sembako ini dapat meringankan beban keluarga yang rumahnya terbakar,” ujar Safriadi.
Pemasangan tenda menjadi bagian dari dukungan awal bagi warga terdampak, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan tempat berteduh setelah musibah tersebut. Langkah ini sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi antar lembaga dalam penanganan bencana, mulai dari tahap pemadaman hingga pemenuhan kebutuhan dasar korban.
Tidak Ada Korban Jiwa, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Penanganan kebakaran melibatkan personel Damkar BPBD Regu A, TRC Regu A, TNI, Polri, Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR), Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), ERPA, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan laporan awal, tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, penyebab kebakaran dan total kerugian material masih belum diketahui secara pasti.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap potensi kebakaran perlu ditingkatkan, baik di lingkungan rumah tangga maupun kawasan permukiman padat.
BPBD Kota Lhokseumawe mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian darurat kepada petugas sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Pemeriksaan instalasi listrik, penggunaan peralatan rumah tangga secara aman, serta kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat juga menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran.
Di tengah musibah yang menimpa keluarga Junaidi, kecepatan penanganan dan dukungan bagi warga terdampak menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pasca kebakaran. (asp)


