ASPOST.ID- Babak baru kepemimpinan STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe segera dimulai. Dr. Abdul Gani Haitamy, S.H., M.H. resmi dilantik sebagai Ketua STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe untuk periode 2026–2030.
Pelantikan Abdul Gani dijadwalkan berlangsung di Kampus STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Senin (31/8) pagi.
Prosesi pelantikan dilakukan oleh Fitri Arofiati, S.Kep., Ns., MAN., Ph.D., Anggota Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, berdasarkan penugasan dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.
Agenda tersebut tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga dirangkaikan dengan pengukuhan anggota Badan Pembina Harian (BPH) serta pembukaan Mastamaru STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe.
Pergantian pucuk pimpinan ini menjadi bagian penting dalam perjalanan STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe untuk memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan pendidikan dan tenaga kesehatan di tengah perubahan zaman.
Abdul Gani Haitamy sebelumnya telah ditetapkan sebagai Ketua STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe periode 2026–2030 melalui keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Surat keputusan penetapan tersebut diserahkan dalam prosesi resmi di Kampus STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe pada Kamis (30/7).
Dengan amanah baru tersebut, Abdul Gani menghadapi sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan mutu akademik, pengembangan sumber daya manusia, hingga mendorong inovasi pendidikan di bidang kesehatan.
Kepemimpinan periode 2026–2030 juga diharapkan mampu memperluas kontribusi STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe dalam mencetak lulusan kesehatan yang kompeten, profesional, adaptif, dan memiliki daya saing.
Sebagai bagian dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan tinggi, STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan secara kuantitatif, tetapi juga memperkuat kualitas akademik, karakter, profesionalisme, serta relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Pelantikan Abdul Gani sekaligus menjadi penanda dimulainya fase kepemimpinan baru di lingkungan STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe.
Tantangan berikutnya adalah bagaimana visi dan mandat tersebut diterjemahkan menjadi program nyata yang berdampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kelembagaan, pengembangan inovasi akademik, serta kontribusi STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe terhadap pembangunan sektor kesehatan.
Periode 2026–2030 pun menjadi ruang pembuktian bagi kepemimpinan Abdul Gani Haitamy untuk membawa STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe semakin unggul, profesional, inovatif, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun global.(asp)

