ASPOST.ID- Inovasi pelayanan umrah kembali lahir dari Aceh. PT Bir Ali Tour & Travel bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe menghadirkan program layanan paspor umrah keliling desa yang memungkinkan masyarakat mengurus dokumen perjalanan tanpa harus datang ke kantor imigrasi di kota.

Program bertajuk “Jemput & Mudah Paspor Umrah” tersebut digelar di Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (10/6), dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, puluhan calon jamaah umrah memadati lokasi pelayanan untuk mengikuti proses pendaftaran, verifikasi berkas, hingga pengambilan data biometrik yang dilakukan langsung oleh petugas Imigrasi.

Langkah ini dinilai menjadi terobosan penting dalam memperluas akses pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat pedesaan yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk mengurus paspor.

Direktur Utama PT Bir Ali Tour & Travel, H. Samsul Bahri, SE, mengatakan bahwa pelayanan umrah yang berkualitas tidak hanya dimulai saat keberangkatan menuju Tanah Suci, tetapi sejak proses persiapan administrasi dilakukan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang memiliki niat beribadah ke Baitullah tidak terkendala persoalan administratif. Karena itu, kami membawa pelayanan langsung ke tengah masyarakat agar proses pengurusan paspor menjadi lebih cepat, mudah, dan nyaman,” ujar Samsul Bahri.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di daerah terpencil.

“Semakin dekat pelayanan dengan masyarakat, semakin besar peluang mereka mewujudkan impian menjadi tamu Allah. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penyelenggara perjalanan ibadah, tetapi juga sebagai mitra yang memudahkan setiap langkah menuju Tanah Suci,” katanya.

Kehadiran layanan paspor keliling ini disambut positif oleh warga. Syahbuddin (64), salah seorang peserta, mengaku sangat terbantu karena tidak lagi harus menghabiskan waktu dan biaya perjalanan ke kota untuk mengurus dokumen.

“Biasanya kami harus berangkat pagi dan menghabiskan hampir satu hari penuh. Sekarang semuanya bisa diurus di desa. Ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nurhayati (49), calon jamaah umrah yang baru pertama kali mengurus paspor. Ia menilai pendampingan yang diberikan membuat masyarakat lebih memahami setiap tahapan pengurusan dokumen perjalanan.

“Semua dijelaskan dengan rinci dan kami dibantu dari awal sampai selesai. Prosesnya jadi lebih mudah dan tidak membingungkan,” katanya.

Kolaborasi antara PT Bir Ali Tour & Travel dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Lhokseumawe ini diharapkan menjadi model pelayanan yang dapat diperluas ke berbagai daerah lain di Aceh. Dengan pendekatan jemput bola, masyarakat tidak hanya memperoleh kemudahan administrasi, tetapi juga mendapatkan kepastian layanan yang cepat, aman, dan terpercaya.(asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version

Error occurred