ASPOST.ID- Penghargaan itu bukan sekadar plakat atau angka penilaian. Bagi masyarakat, pengakuan terhadap kinerja Polres Lhokseumawe sebagai Polres dengan kategori Pelayanan Prima terbaik se-Aceh menjadi simbol hadirnya polisi yang benar-benar bekerja dengan hati.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Dayah QAHA Ukhwatul Qur’an, Lhokseumawe, Tgk. Jamaluddin akrab disapa Waled Blang Rayeuk yang menilai capaian tersebut lahir dari komitmen nyata aparat di lapangan, bukan sekadar formalitas pelayanan.

Menurutnya, sejak awal masa kepemimpinan Kapolres AKBP Dr Ahzan, pendekatan humanis terasa kuat. Personel tidak hanya terlihat saat kegiatan seremonial, tetapi turun langsung ketika masyarakat membutuhkan bantuan, terutama saat bencana melanda sejumlah wilayah di Lhokseumawe. Bahkan, kehadiran aparat disebut menjangkau hingga daerah perbatasan Bener Meriah, membantu warga tanpa memandang batas administrasi.

“Ini bukti polisi bekerja dengan hati. Mereka hadir bukan hanya menegakkan hukum, tapi juga menguatkan kemanusiaan,” ujar Tgk Jamaluddin, kepada aspost.id, Rabu (25/2).

Ia menambahkan, pelayanan publik di tingkat Polres kini terasa lebih responsif. Aduan warga ditangani cepat, komunikasi terbuka, dan sejumlah kasus penting berhasil diungkap tanpa berlarut-larut. Kepercayaan masyarakat pun tumbuh seiring meningkatnya profesionalisme aparat.

Bagi kalangan dayah dan tokoh masyarakat, penghargaan dari Polda Aceh menjadi legitimasi bahwa kerja keras tersebut diakui secara institusional. Namun yang lebih penting, kata Jamaluddin, adalah dampak nyata yang dirasakan masyarakat sehari-hari.

“Prestasi ini kebanggaan bersama. Kami berharap sinergi Polri dan masyarakat terus terjaga, agar keamanan dan ketertiban benar-benar menjadi budaya, bukan sekadar slogan,” tutupnya.

Dengan pendekatan yang humanis dan responsif, Polres Lhokseumawe menunjukkan bahwa pelayanan prima tidak hanya soal prosedur, tetapi tentang empati hadir, mendengar, dan bertindak untuk rakyat.(asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version