ASPOST.ID-Kelangkaan serai melanda pasar tradisional di Kota Lhokseumawe pada hari keempat perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Selasa (24/3/2026). Minimnya pasokan membuat masyarakat kesulitan mendapatkan komoditas dapur penting tersebut, bahkan setelah mencarinya ke beberapa titik pasar.

Pantauan di Pasar Inpres dan Pasar Kota Lhokseumawe menunjukkan sebagian besar lapak pedagang tidak lagi menyediakan serai. Kondisi ini mulai dirasakan sejak lebaran kedua, ketika aktivitas distribusi dari daerah pemasok belum kembali normal.

Para pedagang menyebut, terhentinya pasokan dipicu oleh libur panjang Lebaran yang membuat petani, pengepul, hingga distributor belum kembali beroperasi secara optimal. Akibatnya, rantai pasok terganggu dan stok di tingkat pasar menipis hingga akhirnya kosong.

“Sudah tiga hari ini tidak ada serai di pasar. Biasanya kami ambil dari pemasok langganan, tapi sampai sekarang belum masuk barang,” ujar seorang pedagang di Pasar Kota.

Di sisi lain, permintaan serai justru meningkat selama momen Lebaran. Komoditas ini menjadi bahan utama berbagai masakan khas Aceh seperti kuah beulangong, kari, dan aneka olahan daging yang banyak disajikan saat silaturahmi keluarga.

Sejumlah warga mengaku harus berkeliling dari satu pasar ke pasar lain demi mendapatkan serai, namun hasilnya nihil. Bahkan, sebagian masyarakat memilih mengganti bahan masakan atau mengurangi menu karena keterbatasan bahan tersebut.

“Sudah cari ke beberapa pasar, tapi tidak ada. Terpaksa masak tanpa serai atau diganti bahan lain,” ungkap salah satu warga.

Selain faktor distribusi, kelangkaan ini juga berpotensi memicu kenaikan harga apabila pasokan kembali tersedia dalam jumlah terbatas. Pedagang memperkirakan harga serai bisa melonjak dalam beberapa hari ke depan jika permintaan tetap tinggi sementara stok belum stabil.

Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kuliner yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan dapur. Mereka berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat memastikan kelancaran distribusi bahan pangan pasca Lebaran.

Para pedagang pun optimistis situasi akan segera membaik seiring berakhirnya masa libur panjang. Diperkirakan dalam beberapa hari ke depan, aktivitas distribusi dari daerah sentra produksi akan kembali normal dan pasokan serai mulai masuk ke pasar-pasar tradisional di Lhokseumawe.

Dengan normalnya distribusi, diharapkan ketersediaan dan harga serai dapat kembali stabil sehingga kebutuhan masyarakat selama masa pasca Lebaran tetap terpenuhi. (red)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version