ASPOST.ID- Keheningan siang itu pecah oleh aroma tak biasa yang menguar dari sebuah bangunan bekas toko di kawasan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu (11/4/2026). Warga yang melintas mulai curiga. Tak ada aktivitas, tak ada suara hanya pintu tertutup dan bau menyengat yang perlahan mengundang perhatian.

Di dalam bangunan itulah, sosok pria ditemukan telah tak bernyawa. Ia adalah T. Saiful Zainuddin (42), seorang petani yang selama ini menjalani hidup dalam kesunyian, jauh dari hiruk-pikuk keluarga.

Penemuan bermula dari langkah sederhana seorang warga, Musliadi (40), yang kebetulan melintas. Nalurinya menangkap sesuatu yang janggal. Bau tak sedap itu membawanya pada keputusan penting menghubungi aparat. Tak lama, polisi bersama tenaga medis tiba, memecah sunyi yang selama beberapa hari menyelimuti tempat itu.

Evakuasi dilakukan tanpa banyak kata. Jenazah kemudian dibawa pulang ke kampung halamannya di Gampong Matang Santot tempat di mana kenangan dan keluarga masih menunggu, meski tanpa kehadirannya lagi.

Di balik peristiwa ini, tersimpan kisah hidup yang tak sederhana. Saiful diketahui telah lama hidup sendiri di kawasan pertokoan Panton Labu, setelah perpisahan dengan istrinya. Ia meninggalkan satu orang anak, dan menjalani hari-hari dalam keterbatasan, ditemani penyakit yang terus menggerogoti tubuhnya.

Riwayat kanker tiroid stadium lanjut menjadi bagian dari perjalanan hidupnya yang sunyi. Bahkan, menurut keluarga, ia sempat direncanakan menjalani operasi. Namun rasa takut membuatnya memilih pergi menjauh dari rumah sakit, dan mungkin juga dari harapan kesembuhan.

Empat hari sebelum ditemukan, Saiful masih terlihat. Ia bahkan sempat pulang saat momen Lebaran, menyapa orang tua dalam suasana hangat yang kini menjadi kenangan terakhir.

Pihak keluarga menerima kepergian itu dengan ikhlas. Mereka menolak proses autopsi, meyakini bahwa penyakit yang lama diderita menjadi penyebab utama. Sebuah keputusan yang menutup kisah ini tanpa banyak tanda tanya, namun menyisakan duka yang dalam.

Di balik temuan ini, ada cerita tentang kesendirian, ketakutan, dan perjuangan melawan sakit yang tak selalu terlihat. Sebuah pengingat sunyi bahwa di antara keramaian dunia, masih ada mereka yang berjuang sendiri, hingga akhirnya pergi tanpa suara.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kasi Humas AKP Bambang membenarkan mayat tersebut diketahui bernama T. Saiful Zainuddin (42), seorang petani yang berdomisili di Gampong Matang Santot, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit menahun berupa kanker tiroid yang telah memasuki stadium tinggi.

“Menurut keterangan orang tua korban, almarhum sebelumnya sempat direncanakan menjalani operasi, namun korban melarikan diri dari rumah sakit karena takut menjalani tindakan medis tersebut,” jelas AKP Bambang.

“Bedasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban memang memiliki riwayat tumor kanker di bagian leher dan sering mengeluh sakit. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan,” tutup AKP Bambang. (*)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version