ASPOST.ID- Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres Lhokseumawe untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program operasi bibir sumbing dan celah langit-langit bocor gratis bagi puluhan pasien di Aceh.

Program kemanusiaan tersebut secara resmi dibuka oleh Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., di Aula RS Arun Lhokseumawe, Sabtu (6/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian bakti kesehatan Polri yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sebanyak 20 pasien dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh mendapatkan kesempatan menjalani operasi secara gratis. Bagi sebagian keluarga, program ini menjadi jawaban atas harapan yang selama bertahun-tahun sulit diwujudkan akibat keterbatasan ekonomi dan akses layanan kesehatan spesialis.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres Lhokseumawe, Yayasan Smile Train, RS Arun Lhokseumawe, RSIA Abby, Koordinator Bibir Sumbing Aceh, serta berbagai unsur yang memiliki komitmen terhadap pelayanan kesehatan dan kemanusiaan.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut unsur Forkopimda, perwakilan Pemerintah Kota Lhokseumawe, Dandim 0103/Aceh Utara, Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, jajaran rumah sakit mitra, Bhayangkari Cabang Lhokseumawe, relawan, serta keluarga pasien.

Sebelum menjalani tindakan operasi, seluruh pasien telah melalui tahapan skrining dan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh pada 5 Juni 2026. Proses operasi kemudian dilaksanakan pada 6–7 Juni 2026 oleh tim dokter spesialis dan tenaga medis profesional di RS Arun Lhokseumawe.

Dalam sambutannya, AKBP Ahzan menegaskan bahwa bakti kesehatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

“Setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan dan harapan baru bagi mereka agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih percaya diri,” ujar Kapolres.

Menurutnya, operasi bibir sumbing tidak sekadar tindakan medis, tetapi juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien, baik dari sisi kesehatan, kemampuan berkomunikasi, maupun aspek psikologis dan sosial.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, mulai dari Yayasan Smile Train, rumah sakit mitra, tim dokter, relawan, hingga berbagai stakeholder yang berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Suasana haru mewarnai kegiatan saat Kapolres bersama para tamu undangan menyerahkan bingkisan kepada pasien dan keluarga sebagai bentuk dukungan moril sebelum menjalani operasi.

Sementara itu, Koordinator Bibir Sumbing Aceh, Rahmad Maulizar, S.AN., menyampaikan penghargaan atas kepedulian Polres Lhokseumawe yang telah menghadirkan program kemanusiaan tersebut. Menurutnya, bantuan operasi gratis tidak hanya mengubah kondisi fisik pasien, tetapi juga membuka peluang hidup yang lebih baik bagi mereka di masa depan.

“Ini bukan sekadar operasi. Ini adalah upaya mengembalikan kepercayaan diri, membuka kesempatan, dan menghadirkan harapan baru bagi anak-anak serta keluarga mereka,” katanya.

Melalui program bakti kesehatan ini, Polres Lhokseumawe kembali mempertegas komitmennya sebagai institusi yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga aktif membangun kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

Bagi 20 pasien yang menjalani operasi, Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini akan selalu dikenang sebagai momentum lahirnya senyum baru dan awal kehidupan yang lebih baik. (asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version

Error occurred