Cegah Corona, Pejabat Lhokseumawe Periksa Suhu Tubuh

Wakil Walikota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad ikut pemeriksaan suhu tubuh.

ASPOST.ID- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe, mulai memeriksa suhu tubuh para pejabat dan pegawai kantor Walikota Lhokseumawe, pada Selasa (17/3) lalu. Pemeriksaan suhu tubuh dilakukan dengan menggunakan alat thermofinder FS-300. 

Hal itu dimaksudkan untuk melakukan pencegahan terhadap wabah virus corona yang melanda Indonesia dan dunia secara umum. Pejabat yang diperiksa suhu tubuh, yakni Wakil Walikota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad, Sekda T. Adnan, staf ahli, para asisten, kepala dinas, pegawai dan termasuk Kepala Dinas Kesehatan dr Said Alam Zulfikar.  

Wakil Walikota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad, mengatakan, hasil pemeriksaan suhu tubuh untuk pejabat Lhokseumawe dan pegawai dalam kondisi aman. “Mudah-mudahan kita di Lhokseumawe tidak terjangkit virus corona,”kata Yusuf Muhammad yang juga mantan anggota DPRK Lhokseumawe.

Ia menyebut, pemeriksaan suhu tubuh yang dilakukan itu sebagai langkah antisipasi terhadap penyakit corona. Bahkan, untuk Lhokseumawe sudah mempersiapkan dan mendeteksi sedini mungkin.  “Hari ini kita nyatakan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi pegawai dan tenaga honorer diinstansi masing-masing,”ucapnya.

Menurut orang nomor dua di Lhokseumawe itu, pemeriksaan suhu tubuh perlu dilakukan untuk dapat mendeteksi secara dini, terhadap siapa-siapa yang menjurus atau gejala terjangkit virus corona. Kemudian, pemeriksaan suhu tubuh juga dilakukan terhadap masyarakat, seperti di terminal, pasar-pasar, warung kopi, cafe-cafe dan lokasi lainnya.

“Kita bersyukur kepada allah, Aceh umumnya dan Lhokseumawe tidak terindikasi positif virus corona, yang paling penting jangan lupa tugas kita untuk melaksanakan shalat lima waktu, karena dengan shalat kita sudah mencuci tangan, mulut, muka, rambut, kuping, lengan tangan dan kaki,”ungkap Yusuf Muhammad.

Wakil Walikota juga mengajak kepada masyarakat untuk tidak meninggalkan shalat lima waktu, karena dengan shalat maka Allah akan memberikan perlindungan kepada hambanya. Untuk itu, dimbau untuk terus melaksanakan shalat lima waktu dan ditambah dengan ibadah-ibadah sunah lainnya. “Shalat adalah salah satu untuk membersihkan diri. Kita berwudhu, kan daerah yang paling sensitif, seperti tangan, lengan, muka. Daerah itu termasuk paling mudah terinfeksi penyakit menular corona, maka dengan shalat itu akan bersih,”pintanya.

Masker Dipakai Untuk Orang Sakit

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, dr Said Alam Zulfikar, mengatakan, sesuai anjuran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), masker digunakan oleh orang sakit supaya tidak menular penyakit kepada orang lain,seperti sakit flu dan pilek.

“Jadi masker itu digunakan oleh orang yang sakit, termasuk yang menangani pasien rawat inap perlu memakai masker,”ujarnya. Untuk itu, Kadinkes Lhokseumawe ini menganjurkan kepada masyarakat untuk tidak memakai masker secara luas kalau tidak sakit. Karena virus Corona atau Covid-19 tidak menyebar lewat udara, tapi tersebar lewat benda-benda yang disentuh oleh  penderita penyakit corona. 

“Kita Lhokseumawe belum ada pasien suspecyt virus Corona. Mudah-mudahan tidak ada dan jangan lupa kita sebagai negeri yang menjalankan Syariat Islam tidak perlu panik dan selalu berdoa kepada Allah SWT agar dijauhkan mara bahaya bagi kita umat Islam,“ucapnya. (asp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here