ASPOST.ID- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Aceh. Cut Mutia, mahasiswi asal Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, berhasil meraih Juara I sekaligus dinobatkan sebagai Duta Baca Utama Universitas Malikussaleh (Unimal) Tahun 2026.
Mahasiswi Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tersebut berhasil menempati posisi tertinggi setelah melewati serangkaian proses seleksi yang meliputi penilaian kompetensi, wawancara, hingga karantina selama dua hari bersama para finalis lainnya. Penobatan berlangsung pada Kamis, 5 November 2026.
Capaian ini menjadi lebih dari sekadar penghargaan individual. Di tengah lingkungan akademik Universitas Malikussaleh yang memiliki sekitar 20.000 mahasiswa, Cut Mutia kini dipercaya membawa misi penting, mendorong tumbuhnya budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis di kalangan generasi muda kampus.
Tantangan tersebut tentu tidak ringan. Sebab, membangun budaya literasi tidak cukup hanya dengan mengajak mahasiswa membaca buku. Lebih jauh, diperlukan upaya menumbuhkan kesadaran untuk memahami informasi, menguji kebenaran, mengembangkan gagasan, serta menjadikan pengetahuan sebagai dasar dalam mengambil keputusan.
Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Cut Mutia untuk mengembangkan pengalaman dan ketertarikannya pada dunia literasi yang selama ini telah ia tekuni.
Sebelum meraih predikat Duta Baca Utama, Cut Mutia telah aktif mengembangkan kemampuan di sejumlah bidang, mulai dari debat, sastra, hingga kepenulisan. Ia tercatat pernah mengikuti berbagai kompetisi debat pada tingkat program studi, universitas, hingga nasional dan meraih sejumlah penghargaan.
Ketertarikannya terhadap sastra juga dibuktikan melalui kegemaran membaca dan menulis puisi. Bahkan, ia pernah meraih Juara II lomba membaca puisi tingkat Kabupaten Aceh Timur.
Di lingkungan kampus, Cut Mutia turut aktif dalam UKM Creative Minority Universitas Malikussaleh, khususnya pada divisi kepenulisan karya tulis ilmiah. Aktivitas tersebut menjadi wadah baginya untuk mempertajam kemampuan analisis, menyusun argumentasi, serta menuangkan pemikiran dalam bentuk karya tulis.
Bagi Cut Mutia, literasi bukan sekadar aktivitas membaca atau mengoleksi pengetahuan. Literasi merupakan kemampuan memahami persoalan, memilah informasi, membangun perspektif, dan menggunakan pengetahuan untuk memberikan manfaat bagi kehidupan.
Melalui amanah sebagai Duta Baca Utama Unimal 2026, ia ingin menghadirkan gerakan literasi yang lebih kreatif, inklusif, dan relevan dengan kehidupan mahasiswa. Membaca dan menulis, menurutnya, perlu dibangun sebagai kebiasaan yang tumbuh dari kesadaran, bukan semata-mata karena tuntutan akademik.
Ia juga berharap ruang-ruang literasi di lingkungan kampus semakin berkembang sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi mampu melahirkan gagasan, karya, dan pemikiran yang memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Prestasi Cut Mutia sekaligus membawa kebanggaan bagi keluarga dan daerah asalnya, Kabupaten Aceh Timur. Keberhasilannya menjadi gambaran bahwa kesempatan untuk berprestasi terbuka bagi generasi muda dari berbagai daerah selama memiliki kemauan untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan berani mengambil peluang.
Namun, pencapaian tersebut juga menghadirkan tanggung jawab baru. Gelar Duta Baca Utama bukanlah titik akhir perjalanan, melainkan awal dari pembuktian melalui program dan kontribusi nyata dalam membangun budaya literasi.
Bagi Cut Mutia, membawa nama daerah bukan semata-mata tentang memperoleh penghargaan di lingkungan perguruan tinggi. Lebih dari itu, prestasi memiliki makna ketika mampu memberikan inspirasi, membuka kesempatan bagi orang lain, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. (asp)
PROFIL SINGKAT CUT MUTIA
Nama: Cut Mutia
Asal: Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur
Perguruan Tinggi: Universitas Malikussaleh
Fakultas: Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Program Studi: Administrasi Publik
Organisasi: UKM Creative Minority Universitas Malikussaleh
Bidang kegiatan: Debat, literasi, sastra, dan kepenulisan
Prestasi utama: Juara I/Duta Baca Utama Universitas Malikussaleh 2026
Prestasi lainnya: Penghargaan kompetisi debat tingkat program studi, universitas, dan nasional serta Juara II lomba membaca puisi tingkat Kabupaten Aceh Timur.


