ASPOST.ID- Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut dunia pendidikan vokasi untuk terus beradaptasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan relevan dengan kebutuhan industri.

Menjawab tantangan tersebut, Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menggelar Guest Lecture Series 2026 dengan menghadirkan Deputi Operasi Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Ir. Muhammad Mulyawan, M.Sc., sebagai narasumber utama,pada Selasa (23/6).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai III Gedung Utama PNL ini mengangkat tema “Tantangan dan Peluang Lulusan Vokasi Teknik Mesin di Era Industri Masa Depan” dan diikuti ratusan mahasiswa serta dosen dari lingkungan PNL.

Kuliah umum dipandu oleh Koordinator Humas dan Kerja Sama PNL, Dr. (C). Ir. Muhammad Hatta, SST., MT, yang bertindak sebagai moderator. Dalam pengantarnya, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif langsung dari praktisi industri mengenai perubahan dunia kerja dan kompetensi yang dibutuhkan di masa mendatang.

Dalam paparannya, Muhammad Mulyawan membagikan pengalaman perjalanan kariernya mulai dari dunia akademik hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Deputi Operasi BPMA. Ia menyoroti bagaimana kemajuan digitalisasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Internet of Things (IoT), serta otomasi industri telah mengubah lanskap kebutuhan tenaga kerja, termasuk di sektor energi dan migas.

Menurutnya, keunggulan lulusan masa depan tidak lagi hanya ditentukan oleh kemampuan teknis semata, tetapi juga oleh kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kepemimpinan, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi terhadap perubahan.

“Masa depan tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat atau paling pintar, tetapi oleh siapa yang paling siap menghadapi perubahan. Karena itu, persiapkan diri mulai hari ini agar mampu menjadi bagian dari masa depan industri Indonesia,”ucap Muhammad Mulyawan.

Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, ST., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., mengatakan bahwa transformasi teknologi yang berlangsung cepat menuntut perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan memiliki daya saing global.

“Melalui kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai kebutuhan industri masa depan sehingga mampu mempersiapkan diri menjadi lulusan yang unggul dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Mesin PNL, Dr. (C). Hamdani, SST., MT., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dengan dunia industri.

Menurutnya, kehadiran praktisi yang memiliki pengalaman strategis di sektor energi nasional diharapkan mampu meningkatkan motivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan membangun karakter profesional dalam menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif.

Ketua Panitia, Prof. Dr. Ir. Indra Mawardi, ST., MT., menambahkan bahwa Guest Lecture Series 2026 merupakan bentuk komitmen Jurusan Teknik Mesin PNL dalam menghadirkan proses pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai isu mengenai peluang karier, kompetensi masa depan, transformasi industri, hingga prospek sektor energi dan migas menjadi topik yang paling banyak mendapat perhatian mahasiswa.(asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version

Error occurred