ASPOST.ID- Dalam sebulan terakhir ini, rakyat Indonesia benar-benar menjerit untuk memenuhi kebutuhan dapur. Betapa tidak, harga sayur mayur mengalami kenaikan yang sangat dratis hingga tembus angka Rp 100 ribu per kilogram untuk harga cabai merah.
Hal itu seperti dialami oleh masyarakat Kota Lhokseumawe yang berpenduduk mendekati angka 200 ribu jiwa tersebar di 68 gampong dalam empat wilayah kecamatan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kota Lhokseumawe, M.Rizal, Senin (27/6) menyampaikan, menjelang hari Idul Adha dalam sepekan lagi untuk stok pangan dalam kondisi aman.
“Dari segi stok pangan kita melihat masih aman, artinya sembako masih tersedia di pasar-pasar dan ritel-ritel pada posisi cukup dan stop aman. Namun dalam beberapa pekan ini harga sayur mayur terjadi peningkatan yang sangat signifikan seperti cabai merah dan bawang merah,”ungkap M.Rizal.
Ia mengatakan, saat ini harga jual cabai merah di Lhokseumawe tembus angka Rp 100 ribu perkilo, sebelumnya seharga Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu perkilo dan dulunya lagi hanya berkisar Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu perkilo cabai merah.
“Sekarang harganya mencapai Rp 100 ribu perkilo.Ini sangat memberatkan masyarakat menjelang hari Raya Kurban, karena kebutuhan masyarakat meningkat tajam khususnya harga cabai merah dan bawang merah serta kebutuhan lainnya,”katanya.
Menurut dia, berdasarkan informasi dari pedagang, kenaikan harga cabai merah itu akibat harga beli dari pemasok sangat tinggi sehingga harga jual kepada masyarakat juga mahal.
“Selama ini pasokan cabai merah untuk wilayah Kota Lhokseumawe, kalau tidak dari Medan maka dari Takengon dengan harga tebus yang tinggi juga. Sedangkan untuk komoditas bawang merah dipasok dari Berbes dan Pidie yang dikenal sebagai daerah penghasil bawang merah,”ucapnya.
Disebutkan, untuk harga bawang merah di Lhokseumawe saat ini juga meningkat seharga Rp 58 ribu perkilo dari sebelumnya hanya Rp 40 ribu perkilo.
Selain itu, lanjut dia, kenaikan harga cabai merah ini diluar prediksi pihaknya karena belum pernah terjadi selama ini harganya sebesar Rp 100 ribu perkilogram.
“Kondisinya, kalau kita lihat di media hampir seluruh Indonesia mengalami kendalanya yang sama harga cabai merah meningkat drastis, bahkan bulan lalu dapat kabar di Padang harga cabai merah tembus angka Rp 90 ribu per kilogram dan ditempat kita masih Rp 70 ribu, semoga harganya cepat turun dengan adanya pasokan dari luar ke daerah kita,”ucapnya. (rakyataceh/aspost)


