ASPOST.ID- Tanpa mengenal lelah, hari ini Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali bertolak dari Jakarta menuju Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) untuk mengunjungi dan menyerahkan bantuan bagi para korban bencana banjir bandang di wilayah Aceh Utara, Kota Langsa dan Aceh Tamiang.
Sebelumnya, Mensos mengunjungi daerah perbatasan RI-Malaysia di Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terkait peningkatan kapasitas Kawasan Siaga Bencana (KSB), permasalahan salur bansos, dan ketersediaan air bersih bagi pengungsi.
Di Aceh Utara, Mensos Risma bersama rombongan tiba di Bandara Malikussaleh yang disambut oleh Bupati Aceh Utara, H.Muhammad Thaib, Danrem 011/Lilawangsa, Dandim 0103/Aceh Utara, Kapolres dan unsur Forkopimda lainnya, pada Selasa (11/1). Setiba di Bandara Malikussaleh, Menteri bersama rombongan mengunjungi ahli waris korban bencana banjir di Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara dan beberapa lokasi banjir.
Kemudian, melanjutkan perjalanan
dan menyapa para korban bencana di Kota Langsa dan Aceh Tamiang dengan membawa bantuan sosial. Dengan rincian, bantuan Kemensos untuk korban bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara, berupa bantuan logistik Rp 232.161.100, santunan ahli waris untuk 2 jiwa @ Rp 15 juta Rp 30 juta, dan bahan natura Rp 195.389.000 dengan total bantuan senilai Rp 457.550.100.
Bantuan Kemensos untuk korban bencana banjir di Kota Langsa Aceh berupa bantuan logistik untuk pengisian lumbung sosial, bantuan Dapur Umum, bantuan sembako 185 paket, mainan anak 80 paket, perlengkapan sekolah 80 paket, total bantuan senilai Rp 454.886.050.
Juga, bantuan kemensos untuk korban bencana banjir di Kabupaten Aceh Timur berupa buffer stock Rp 391.785.514, bahan natura dan paket sandang Rp 1.018.500.234, bantuan ahli waris 2 jiwa @ Rp 15 juta Rp 30 juta, total senilai Rp 1.440.285.757. Penyerahan bantuan logistik tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang senilai Rp 1.066.276.084.
Bantuan Kemensos dari Gudang Bekasi senilai Rp 232.161.100 dengan rincian 200 pelengkapan keluarga, 200 popok bayi, dan 200 pembalut wanita. Perlengkapan evakuasi 200 tenda gulung, 1 unit tenda serbaguna keluarga, 200 lembar matras, 100 unit kasur; Peralatan sandang 200 paket selimut.
Dari Balai Insyaf Medan senilai Rp 84.114.984; dengan rincian 84 paket permakanan dan perlengkapan evakuasi terdiri dari 35 lembar kasur, 115 lembar matras, 140 lembar tenda gulung, 20 familiy lert, dan 1 unit genset.
Ditambah dari pengadaan barang bantuan logistik Rp 750.000.000 dengan rincian permakanan, pelengkapan keluarga, peralatan sandang dan perlengkapan lainnya. (rel/asp).


