ASPOST.ID- PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat dan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas), PIM memegang peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui produksi pupuk urea, NPK, amoniak, hingga hidrogen peroksida (H₂O₂).

Tak hanya fokus pada produksi dan distribusi pupuk untuk sektor pertanian, PIM juga aktif menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Seluruh program TJSL diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah, melalui koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Pemerintah Provinsi Aceh, khususnya lewat Bappeda.

Dalam pelaksanaan program sosial dan pemberdayaan, PIM menjunjung tinggi komunikasi terbuka dan resmi dengan para Geuchik, Muspika Kecamatan, serta jajaran pemerintah daerah. Perusahaan juga terus melakukan pembinaan berkelanjutan kepada masyarakat terdampak melalui

Forum Geuchik dan Muspika, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi sejumlah aspirasi yang disuarakan oleh kalangan masyarakat, termasuk Komunitas Gusuran Industri Fertilizer (KGIF), VP Komunikasi & Administrasi Korporat PT PIM, Saiful Rakjab, menegaskan bahwa perusahaan telah menjalankan berbagai inisiatif melalui jalur resmi yang transparan dan terukur.

“PIM senantiasa berkomitmen menjaga keharmonisan dengan masyarakat sekitar. Kami percaya bahwa komunikasi dan koordinasi resmi bersama pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, dan provinsi adalah jalan terbaik untuk mewujudkan sinergi. Apa yang diminta oleh kelompok masyarakat sebenarnya telah dijalankan perusahaan sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar Saiful Rakjab, dalam keterangannya kepada aspost.id, Jum’at (3/10).

Sebagai bagian dari kontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia, PIM menjalin kerja sama strategis dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI. Melalui program pelatihan yang terstruktur, diharapkan akan lahir tenaga kerja terampil yang siap bersaing di dunia kerja dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lokal.

Untuk kebutuhan tenaga kerja alih daya, PIM bekerja sama dengan mitra profesional berpengalaman guna memastikan proses perekrutan berjalan secara transparan dan akuntabel.

Melalui berbagai langkah tersebut, PIM menegaskan perannya tidak hanya sebagai produsen pupuk nasional, tetapi juga sebagai agen pembangunan sosial dan ekonomi di Aceh. Sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah diyakini sebagai fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif serta pertumbuhan berkelanjutan di wilayah tersebut.

Tentang PT Pupuk Iskandar Muda (PIM)

PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang bergerak di sektor industri pupuk dan petrokimia. PIM memiliki peran strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui produksi pupuk urea, NPK, amoniak, dan H₂O₂. Perusahaan juga terus mengembangkan produk-produk petrokimia berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi industri hijau di Indonesia. (asp)

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version