aspost.idASPOST.ID- PT Pupuk Indonesia (Persero) menyalurkan bantuan tanggap bencana senilai Rp50 miliar guna mendukung pemulihan sejumlah wilayah terdampak bencana alam di Provinsi Aceh. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendampingi masyarakat dan pemerintah daerah pada masa darurat pascabencana.
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengatakan hingga saat ini total bantuan yang disalurkan untuk seluruh wilayah Aceh mencapai Rp50 miliar dengan beragam bentuk dukungan.
“Bantuan ini tidak hanya berupa sembako, tetapi juga mencakup pembangunan hunian sementara, penyediaan sarana air bersih, renovasi masjid, serta berbagai kebutuhan mendesak lainnya,” ujar Rahmad Pribadi.
Ia menegaskan, nilai bantuan bukanlah hal utama, melainkan wujud kepedulian dan kebersamaan Pupuk Indonesia terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, upaya pemulihan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Kami akan kembali berdiskusi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan paling mendesak masyarakat Aceh Utara, khususnya korban banjir dan longsor. Pada prinsipnya, kami siap terus mendukung dan bekerja bersama pemerintah daerah,” katanya.
Rahmad Pribadi menambahkan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Indonesia yang secara konsisten hadir dalam situasi darurat, baik melalui bantuan logistik, pemulihan infrastruktur, maupun dukungan sosial lainnya.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, di Pendopo Bupati Aceh Utara, kepada awak media, Rabu (14/1) sore. Pertemuan itu turut dihadiri Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara Jamaluddin, Asisten III Dayan Albar, serta Kepala Dinas Sosial Aceh Utara Fakhruradhi.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad Pribadi didampingi jajaran manajemen Pupuk Indonesia dan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), di antaranya Direktur Utama PT PIM Filius Yuliandi, Direktur Operasi dan Produksi Zulyan Imansyah, Direktur Keuangan dan Umum Koko Sudiro, serta Direktur Manajemen Risiko Maimun.
Hadir pula Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia Yehezkiel Adiperwira, Sekretaris Perusahaan PT PIM Syahrul Kamal, VP Pengelolaan TJSL Pupuk Indonesia Heny Eka Mardiyanti, serta Komisaris PT PIM Muni Alwi.
Pupuk Indonesia berharap sinergi dengan pemerintah daerah terus diperkuat agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatra. (asp)

