ASPOST.ID- Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe kembali meluncurkan langkah konkret pengendalian inflasi melalui program Pasar Murah yang akan berlangsung di empat kecamatan mulai 8 hingga 11 Juni 2026.
Program yang digagas melalui kolaborasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop dan UKM) Kota Lhokseumawe dengan Bulog tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional.
Pelaksanaan pasar murah dipastikan setelah adanya rapat koordinasi antara Plt Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe, Mulkan ST, bersama Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe, Muhammad Iqbal, beserta jajaran terkait di Kantor Bulog Lhokseumawe, pada Kamis (4/6) lalu.
Plt Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe, Mulkan, mengatakan pasar murah menjadi instrumen penting dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah.
“Pemko Lhokseumawe terus berupaya memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli warga serta memastikan distribusi pangan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah telah melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar tradisional sebagai dasar pelaksanaan sidak pasar.
“Hasil pemantauan menunjukkan perlunya langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga. Karena itu, pasar murah menjadi salah satu instrumen yang efektif dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan pasar,” katanya, Ahad (7/6).
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibanding harga pasar, antara lain beras premium kemasan 10 kilogram seharga Rp124.000, gula pasir 2 kilogram Rp32.000, minyak goreng Sunco 2 liter Rp40.000, dan telur ayam satu papan Rp44.000.
Pasar murah akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan jadwal sebagai berikut:
- 8 Juni 2026 di Kecamatan Banda Sakti, halaman Meunasah Gampong Banda Masen.
- 9 Juni 2026 di Kecamatan Muara Dua, halaman Masjid Raudhatul Jannah Gampong Alue Awe.
- 10 Juni 2026 di Kecamatan Muara Satu, kawasan Los Pasar Simpang Line Gampong Padang Sakti.
- 11 Juni 2026 di Kecamatan Blang Mangat, halaman Kantor Keuchik Gampong Keude Punteut.
Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama Bulog berharap program ini tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
Warga yang ingin berbelanja diwajibkan membawa KTP sesuai domisili kecamatan lokasi pelaksanaan pasar murah.
Kolaborasi berkelanjutan antara Pemko Lhokseumawe dan Bulog tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memastikan manfaat program pengendalian inflasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok rentan dan berpenghasilan rendah.(asp)

